Kebijakan luar negeri dan diplomasi internasional memiliki pengaruh langsung terhadap stabilitas ekonomi dan iklim bisnis di dalam negeri. Dalam pidatonya di hadapan pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 31 Juli 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan posisi strategis bangsa di kancah global. Presiden mengungkapkan kesiapan dirinya untuk berangkat ke Korea Utara guna menjalankan misi diplomasi. Langkah ini didasari oleh kebijakan nonblok yang terus dipegang teguh oleh pemerintah, yang membuat Indonesia dapat diterima di mana-mana oleh komunitas internasional. Bagi para pelaku ekonomi dan sektor usaha, penerimaan global ini menjadi fondasi penting untuk menjaga kepastian pasar dan kelancaran arus perdagangan lintas batas.








