tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Regulasi

Penyebab Beras Premium Langka Akibat Pengalihan Menjadi Beras Fortifikasi

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 19.38 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Beras Premium Langka Akibat Pengalihan Menjadi Beras Fortifikasi
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kelangkaan stok beras premium di pasaran menjadi perhatian setelah Kementerian Pertanian mengungkap temuan terbaru. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengakui bahwa stok beras premium kerap kali langka di pasaran karena sengaja dialihkan sebagai beras fortifikasi. Dalam keterangannya di Jakarta pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Andi Amran Sulaiman menjelaskan bahwa beras fortifikasi ini pada dasarnya adalah beras khusus yang ditambahkan vitamin. Indikasi pengalihan ini menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya ketersediaan beras premium di pasaran.

Pertanyaan: Mengapa pengusaha mengalihkan beras premium menjadi beras fortifikasi?

Jawaban: Pihak Kementerian Pertanian menduga bahwa pengalihan pasokan ini merupakan akal-akalan dari sejumlah pengusaha. Alasan yang digunakan oleh pelaku usaha untuk melakukan peralihan tersebut adalah margin keuntungan penjualan beras premium yang dianggap tipis. Ruang gerak harga beras premium tidak bisa dimainkan secara bebas karena harganya telah dikunci oleh pemerintah. Karena para pengusaha selalu ingin mencari keuntungan yang banyak, mereka memindahkan pasokannya menjadi beras khusus. Dengan mengemasnya sebagai beras fortifikasi, pelaku usaha dapat memperoleh keuntungan yang besar.

Pertanyaan: Bagaimana hasil pengecekan Kementerian Pertanian mengenai standar beras fortifikasi?

Baca Juga

Bapanas Minta 11 Provinsi Cabut Izin 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Bapanas Minta 11 Provinsi Cabut Izin 25 Merek Beras Fortifikasi Bermasalah

Jawaban: Melalui pengecekan di lapangan, Kementerian Pertanian menemukan fakta bahwa banyak beras fortifikasi yang beredar tidak sesuai dengan standar yang berlaku. Praktik ketidaksesuaian standar ini terjadi ketika kualitas berasnya sebenarnya adalah premium, atau bahkan kualitas medium, tetapi dituliskan sebagai beras khusus atau beras fortifikasi pada kemasannya. Dari total sampel beras fortifikasi terdaftar yang diambil oleh kementerian, tercatat sebanyak 80 persen tidak memenuhi standar tersebut. Saat ini, Kementerian Pertanian telah memegang nama-nama perusahaan atau merek beras fortifikasi yang terbukti tidak sesuai standar.

Pertanyaan: Berapa harga jual rata-rata beras fortifikasi yang menyalahi standar tersebut?

Jawaban: Pengalihan label menjadi beras fortifikasi memungkinkan pelaku usaha menetapkan harga jual yang tidak masuk akal. Berdasarkan sampel data yang diperoleh, rata-rata harga jual beras fortifikasi yang tidak sesuai standar tersebut mencapai Rp 22.665 per kilogram. Lebih mengejutkan lagi, terdapat beberapa merek beras fortifikasi yang dijual di pasaran dengan harga mencapai Rp 42.000 per kilogram. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan tidak menyangka harga jualnya bisa mencapai angka tersebut, dan menyoroti betapa besarnya keuntungan yang didapatkan pengusaha jika menjual dengan harga Rp 42.000 per kilogram.

Pertanyaan: Berapa jumlah merek beras khusus yang sedang diperiksa oleh Kementerian Pertanian?

Baca Juga

Kronologi Dosa-Dosa 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal Terbongkar

Kronologi Dosa-Dosa 25 Merek Beras Fortifikasi Abal-Abal Terbongkar

Jawaban: Dalam temuan terbarunya, Kementerian Pertanian mengungkap bahwa saat ini terdapat 15 merek beras fortifikasi yang tengah diperiksa. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa angka 15 tersebut merujuk pada jumlah merek produk yang beredar, bukan jumlah perusahaannya. Seluruh merek tersebut sedang dalam tahap pengawasan dan pengumpulan data di internal Kementerian Pertanian untuk memastikan indikasi peralihan beras premium menjadi beras fortifikasi.

Pertanyaan: Apa tindakan yang akan diambil pemerintah terhadap pelaku usaha terkait temuan ini?

Jawaban: Kementerian Pertanian memastikan bahwa kasus beras fortifikasi yang tidak sesuai standar ini akan diproses lebih lanjut. Kasus tersebut akan diproses ke aparat penegak hukum setelah pengumpulan data di Kementerian Pertanian telah selesai dilakukan. Pelimpahan kepada aparat penegak hukum ini merupakan langkah tegas atas temuan indikasi pengusaha yang melabeli beras kualitas premium dan medium sebagai beras fortifikasi demi meraup keuntungan besar.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian Pertanianberas premiumAndi Amran SulaimanBeras Fortifikasiharga beras

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap