Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merencanakan penertiban pemasangan pagar tinggi di sejumlah mal dan perkantoran. Kebijakan ini menjadi perhatian penting bagi para pelaku usaha, pengelola mal, dan pemilik properti di ibu kota. Rencana tersebut didasari oleh pandangan bahwa keberadaan pagar yang berlebihan dapat menciptakan kesan seolah-olah wilayah Jakarta berada dalam kondisi tidak aman. Melalui penyesuaian tata ruang ini, Pramono Anung berkeinginan agar Jakarta tetap terjaga sebagai kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warga maupun ekosistem bisnis. Pernyataan mengenai rencana penertiban ini disampaikan secara langsung oleh Pramono Anung dalam sebuah agenda yang berlokasi di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada hari Sabtu (1/8). Para pengelola properti komersial perlu mencermati arahan ini untuk menyelaraskan desain bangunan mereka dengan visi tata kota yang baru.








