tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal FinanceAfiliasiPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Penyidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Gali Keterangan Empat Saksi Swasta

Wulan WijayaDiterbitkan 4 Agu 2026 - 14.13 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyidikan Kasus TPPU Febrie Adriansyah Berlanjut, Kejagung Gali Keterangan Empat Saksi Swasta
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah terus menunjukkan perkembangan signifikan. Tim 9 penyidik Kejaksaan Agung (Kejagung) secara resmi memanggil dan memeriksa empat orang saksi dari pihak swasta pada Senin (3/8). Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna, menyampaikan keterangan resmi pada Selasa (4/8) bahwa saksi yang dimintai keterangan merupakan karyawan swasta yang teridentifikasi dengan inisial T, ER, DH, dan HH. Langkah ini mempertegas fokus penyidik dalam mengurai jaringan transaksi keuangan yang melatarbelakangi temuan aset bernilai sangat besar.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganKeuangan DigitalDigital Economy & EarningFinansialKeuanganDigital EconomyEkonomi HijauEkonomiEkonomi & PembangunanEkonomi & RegulasiEkonomi MakroInfrastrukturEkonomi GlobalRegulasi & KepatuhanRegulasi & HukumRegulasiLogistik & TransportasiPersonal Finance

Apa alasan utama Kejagung melakukan pemeriksaan terhadap empat saksi dari sektor swasta tersebut? Anang Supriatna menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap saksi T, ER, DH, dan HH dilakukan untuk melengkapi berkas perkara para tersangka sekaligus menelusuri aset-aset yang diduga kuat berasal dari hasil tindak pidana. Kasus TPPU ini bermula dari temuan barang bukti di sebuah rumah yang berlokasi di Sentul, yakni emas batangan seberat 74 kilogram serta uang tunai senilai Rp543 miliar. Melalui pemeriksaan saksi-saksi swasta ini, penyidik Tim 9 berupaya melacak asal-usul, perpindahan, dan metode penyembunyian kekayaan yang diduga berkaitan langsung dengan aktivitas kejahatan tersebut.

Siapa saja figur yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara TPPU ini? Dalam perkara TPPU ini, Kejagung telah menetapkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah sebagai tersangka. Penetapan tersebut berkaitan langsung dengan penguasaan emas 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar yang ditemukan di Sentul. Tidak berhenti pada Febrie, Kejagung juga menetapkan dua orang lain sebagai tersangka karena diduga turut serta melakukan TPPU bersama mantan pejabat tersebut. Kedua tersangka pendamping itu adalah Nurman Herin (NH) yang berasal dari pihak swasta, serta Don Ritto (DR) yang berprofesi sebagai pengacara. Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Pengawasan (Jamwas), Rudi Margono, menegaskan bahwa dugaan TPPU tersebut dilakukan oleh Febrie dalam kapasitasnya sebagai jaksa maupun pejabat struktural selama menjalankan tugas di Kejaksaan.

Baca Juga

Penyelidikan Polda Metro Jaya Terhadap YouTuber Bigmo dan Batasan Promosi Kreator Konten

Penyelidikan Polda Metro Jaya Terhadap YouTuber Bigmo dan Batasan Promosi Kreator Konten

Apakah terdapat kasus hukum lain yang saat ini menjerat Febrie Adriansyah di Kejagung? Febrie Adriansyah tidak hanya tersangkut dalam perkara pencucian uang di rumah Sentul. Berdasarkan catatan penanganan perkara di Kejagung, mantan Jampidsus ini juga terjerat dalam tiga kasus dugaan tindak pidana korupsi lainnya. Kasus pertama berkaitan dengan dugaan korupsi yang melibatkan PT Krakatau Steel. Kasus kedua berhubungan dengan dugaan korupsi pada pengadaan batu bara Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) untuk PLN, yang dalam perjalanannya sempat berdampak pada terjadinya pemadaman listrik secara meluas atau blackout. Sementara itu, kasus ketiga yang menjeratnya adalah penyidikan (Sprindik) terkait dugaan korupsi dalam pengelolaan PT ASABRI, di mana Febrie telah ditetapkan sebagai tersangka bersama pengacara Don Ritto.

Keterbatasan dan ketidakpastian apa saja yang masih melingkupi penanganan perkara ini? Dalam memantau perkembangan kasus ini, terdapat sejumlah keterbatasan materiil yang perlu dipahami oleh masyarakat. Kejagung sejauh ini belum membeberkan identitas lengkap dari empat karyawan swasta berinisial T, ER, DH, dan HH, termasuk nama perusahaan tempat mereka bekerja maupun peran mendetail mereka dalam lalu lintas dana. Selain itu, detail teknis mengenai bagaimana emas seberat 74 kilogram dan uang tunai Rp543 miliar dialirkan atau disimpan di Sentul masih menjadi materi penyidikan tertutup oleh Tim 9. Proses penelusuran aset masih terus berlangsung untuk memastikan seluruh barang bukti memiliki keterkaitan hukum yang sah sebelum berkas perkara dilimpahkan.

Baca Juga

Penyelidikan Kasus Kematian Menantu Panitera PT Medan dengan Senjata Api Polisi

Penyelidikan Kasus Kematian Menantu Panitera PT Medan dengan Senjata Api Polisi

Bagaimana keterkaitan antara tersangka pihak swasta dan pengacara dalam konstruksi perkara ini? Penetapan Nurman Herin (NH) dari pihak swasta serta Don Ritto (DR) dari kalangan pengacara memperlihatkan bahwa konstruksi perkara TPPU ini melibatkan kerja sama lintas sektor. Don Ritto bahkan tercatat menjadi tersangka bersama Febrie dalam dua perkara berbeda, yakni kasus korupsi PT ASABRI dan kasus TPPU emas serta uang tunai Sentul. Keterlibatan pihak swasta dan penasihat hukum ini mengindikasikan adanya dugaan upaya bersama dalam mengelola atau menyamarkan kekayaan yang bersumber dari tindak pidana selama Febrie menduduki jabatan di Kejaksaan.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kejaksaan AgungTPPUFebrie AdriansyahTindak Pidana Korupsi

Berita Terbaru Lainnya

Harga Emas Antam Turun Menjadi Rp 2.603.000 per Gram dan Ketentuan Pajak TransaksinyaPeran Data Kependudukan dan Identitas Digital dalam Pembangunan Ekonomi DaerahCara Memanfaatkan Stabilitas Kawasan dari Kesepakatan RI-Thailand untuk Strategi Usaha DigitalPembaruan Rambu Bahaya Wisata Lombok Tengah Pasca-Insiden di Pantai SemetiDolar AS Tembus Rp 18.000, Panduan Valas bagi Pelaku Ekonomi DigitalKinerja Keuangan Mitratel dan Arah Baru Ekspansi Infrastruktur DigitalSumber Pertumbuhan GOTO dan Pencapaian Laba Bersih di Kuartal Kedua 2026Rupiah Melemah ke Rp18.020 per Dolar AS Saat IHSG Menguat di Level 6.260

Paling Banyak Dibaca

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  2. 2Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  5. 5Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
Afiliasi

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap