Perusahaan Air Minum (PAM) Bandarmasih baru-baru ini memperluas program penyediaan kran air siap minum ke sejumlah institusi pendidikan di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesehatan dan sanitasi lingkungan sekolah, tetapi juga sejalan dengan prinsip keberlanjutan melalui pengurangan limbah plastik secara signifikan. Penyediaan infrastruktur air bersih yang memadai ini menjadi wujud nyata dukungan perusahaan terhadap efisiensi sumber daya, sekaligus menjadi sarana edukasi lingkungan yang sangat penting bagi generasi muda di wilayah tersebut.
Program penyediaan fasilitas air minum secara gratis ini diharapkan mampu menekan ketergantungan pelajar terhadap produk minuman kemasan sekali pakai. Kebiasaan membeli minuman kemasan sering kali membebani pengeluaran harian siswa sekaligus menambah volume sampah plastik yang sulit terurai. Melalui pendekatan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis, inisiatif dari PAM Bandarmasih ini diyakini akan membawa dampak positif jangka panjang bagi perilaku konsumsi siswa sehari-hari. Berikut adalah uraian lengkap mengenai perluasan fasilitas kran air siap minum di Banjarmasin yang disajikan dalam format tanya jawab untuk memudahkan pemahaman.
Apa tujuan utama dari perluasan fasilitas kran air siap minum oleh PAM Bandarmasih di berbagai sekolah?
Program ini dirancang secara khusus dengan tujuan ganda, yaitu meningkatkan akses layanan air minum yang layak konsumsi bagi para pelajar, serta menekan penggunaan botol plastik sekali pakai di lingkungan pendidikan. Direktur Umum dan Pemasaran PAM Bandarmasih, Hj Yulia Riana Sari, menjelaskan bahwa penyediaan fasilitas tersebut tidak sekadar berfokus pada pembangunan infrastruktur fisik semata. Lebih dari itu, inisiatif ini memiliki visi yang lebih luas untuk membangun kebiasaan hidup sehat dan mendorong gaya hidup ramah lingkungan sejak usia sekolah dasar hingga menengah atas.
Sekolah mana saja di Banjarmasin yang menjadi sasaran program penyediaan air bersih ini?
Basarnas Utamakan Evakuasi Korban Sebelum Investigasi Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8

Fasilitas kran air siap minum tersebut saat ini telah menjangkau dan terpasang di tujuh sekolah yang tersebar di wilayah Kota Banjarmasin. Ketujuh institusi pendidikan yang menerima manfaat langsung dari program ini meliputi SMAN 7 Banjarmasin, SDN Kelayan Barat 1, SDN Pekauman 3, SDN Teluk Tiram 6, SDN Kelayan Selatan 5, SD Mantuil 3, dan SDN Pelambuan 7. Pemilihan lokasi-lokasi strategis ini dilakukan agar semakin banyak siswa yang dapat memperoleh kemudahan akses air minum yang aman dan sehat selama mereka menjalani kegiatan belajar mengajar di sekolah.
Bagaimana program ini dapat membantu mengurangi penggunaan plastik sekali pakai di lingkungan sekolah?
Keberadaan kran air siap minum di area sekolah diharapkan mampu memberikan dorongan kuat bagi para siswa untuk mulai membawa botol minum atau tumbler sendiri dari rumah. Dengan adanya ketersediaan air bersih yang terjamin dan aman untuk langsung dikonsumsi, kebutuhan hidrasi harian siswa dapat terpenuhi tanpa harus bergantung pada minuman dalam kemasan plastik. Hal ini secara langsung menjadi bagian dari edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, menghemat pemakaian sumber daya alam, serta menerapkan perilaku yang jauh lebih bertanggung jawab terhadap sistem pengelolaan sampah.
Bagaimana tanggapan dan harapan pihak sekolah terhadap inisiatif yang dilakukan oleh PAM Bandarmasih?
Penumpang Dievakuasi Usai Kapal Virgo Hilang di Laut Jawa Jadi 153 Orang

Pihak sekolah menyambut dengan sangat baik dan memberikan apresiasi yang tinggi terhadap langkah proaktif PAM Bandarmasih. Kepala SMAN 7 Banjarmasin, Arjudin, secara terbuka menyatakan bahwa fasilitas ini memberikan kemudahan yang luar biasa bagi para siswa untuk memperoleh pasokan air minum yang terjamin keamanannya. Ia juga menyampaikan harapannya agar program penyediaan kran air siap minum ini tidak berhenti sampai di sini, melainkan dapat terus diperluas dan menjangkau lebih banyak sekolah di Kota Banjarmasin pada masa-masa yang akan datang.
Apa langkah selanjutnya untuk memastikan keberlanjutan dan kelayakan fasilitas kran air siap minum tersebut?
Untuk memastikan seluruh manfaat dari program ini dapat dirasakan dalam jangka waktu yang sangat panjang, PAM Bandarmasih secara aktif mengimbau dan mengajak seluruh elemen sekolah untuk ikut berpartisipasi. Para guru, staf, dan seluruh siswa diharapkan dapat bekerja sama dalam menjaga serta merawat fasilitas kran air yang telah dipasang. Pemeliharaan yang baik dan penuh tanggung jawab sangat diperlukan agar infrastruktur tersebut tidak cepat rusak, kualitas air tetap terjaga dengan baik, dan fasilitas dapat terus beroperasi secara optimal demi kebaikan bersama.






