Peristiwa kebakaran kembali dilaporkan melanda salah satu fasilitas penting milik pemerintah daerah, yaitu Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Jakarta. Insiden kebakaran ini terjadi pada hari Jumat (21/8). Lokasi gedung yang mengalami kebakaran tersebut berada di kawasan Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat. Dalam peristiwa ini, bagian gedung yang menjadi objek utama kebakaran berada di lantai 11, tepatnya pada ruangan yang digunakan sebagai Ruang Arsip.
Berdasarkan data kronologi kejadian, laporan awal mengenai peristiwa kebakaran di Gedung Bapenda Jakarta ini pertama kali diterima oleh petugas pemadam kebakaran pada sore hari, tepatnya pukul 17.10 WIB. Setelah menerima laporan tersebut, Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta langsung melakukan koordinasi darurat untuk mengirimkan bantuan personel dan armada pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat.
Upaya penanganan dan pemadaman api di lokasi kejadian secara resmi dimulai pada pukul 17.20 WIB. Untuk mengatasi kobaran api yang melanda Ruang Arsip di lantai 11 tersebut, pihak pemadam kebakaran mengerahkan kekuatan sebanyak 8 unit mobil pemadam kebakaran. Selain armada mobil pemadam, sebanyak 30 personel juga diterjunkan secara langsung ke lapangan guna memadamkan kobaran si jago merah yang membakar area penyimpanan arsip tersebut.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Berkat kesigapan petugas di lapangan, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir oleh petugas pemadam kebakaran pada sekitar pukul 17.25 WIB. Setelah api berhasil dikendalikan agar tidak meluas ke area lain di Gedung Bapenda Jakarta, petugas kemudian melanjutkan tindakan penanganan ke tahap berikutnya. Proses pendinginan di area Ruang Arsip lantai 11 tersebut secara resmi dimulai pada pukul 17.30 WIB guna memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa.
Meskipun proses lokalisasi api tergolong cepat, petugas pemadam kebakaran sempat menghadapi kendala teknis saat melakukan upaya pemadaman di dalam gedung. Hambatan utama yang dihadapi petugas di lapangan adalah pompa air milik Gedung Bapenda Jakarta yang ternyata tidak berfungsi dengan baik. Masalah tidak berfungsinya pompa gedung ini sempat menghambat kelancaran proses pemadaman yang sedang diupayakan oleh para personel Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Peristiwa kebakaran yang melanda Ruang Arsip di lantai 11 ini menambah daftar insiden kebakaran yang terjadi di Gedung Bapenda Jakarta pada bulan tersebut. Sebelum kejadian pada Jumat (21/8) ini, kebakaran serupa juga pernah melanda gedung yang sama pada hari Jumat (7/8) yang lalu. Kejadian kebakaran terdahulu tersebut dilaporkan terjadi pada malam hari, sekitar pukul 21.30 WIB.
Pada insiden kebakaran yang terjadi pada Jumat (7/8) tersebut, dampak kebakaran jauh lebih luas karena api melanda dan menyebar dari lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Bapenda Jakarta. Proses pemadaman pada insiden pertama tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama. Kobaran api pada peristiwa terdahulu akhirnya baru berhasil dipadamkan sepenuhnya oleh petugas pada hari Sabtu (8/8) dini hari, sekitar pukul 02.00 WIB.






