tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Infrastruktur

Proyek Jembatan Donat Dukuh Atas, Skema Pendanaan dan Efisiensi Mobilitas

Lidya RumbayanDiterbitkan 31 Jul 2026 - 00.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyek Jembatan Donat Dukuh Atas, Skema Pendanaan dan Efisiensi Mobilitas
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

PT MRT Jakarta (Perseroda) tengah menyiapkan rencana besar dalam pengembangan infrastruktur ibu kota dengan alokasi dana sebesar Rp 300 miliar. Dana investasi ini dipersiapkan secara khusus untuk membangun Fasilitas Pejalan Kaki atau Pedestrian Deck yang berlokasi di kawasan strategis. Proyek yang lebih dikenal oleh publik sebagai Jembatan Donat Dukuh Atas ini dirancang untuk menjadi bagian integral dari sistem transportasi modern. Saat ini, proyek infrastruktur bernilai ratusan miliar tersebut sedang berada dalam tahapan proses tender untuk menentukan pihak pelaksana. Pembangunan ini menjadi sorotan karena skema pembiayaannya yang mandiri dan perannya dalam mendukung mobilitas serta efisiensi waktu masyarakat.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Secara teknis, Jembatan Donat Dukuh Atas akan dibangun dengan spesifikasi yang matang menggunakan struktur baja. Desain rancang bangun fasilitas ini memiliki bentuk melingkar dengan ukuran diameter mencapai 100 meter. Jembatan layang khusus pejalan kaki ini nantinya akan ditempatkan pada ketinggian sekitar 8 meter dari permukaan Jalan Sudirman. Penentuan batas ketinggian jembatan ini diperhitungkan secara cermat agar tetap memberikan ruang bebas atau jarak aman bagi akses kendaraan darurat. Secara khusus, ketinggian tersebut memastikan armada pemadam kebakaran yang membutuhkan ruang vertikal besar dapat melintas di bawahnya tanpa hambatan. Selain itu, pihak pengembang menjamin bahwa seluruh proses pengerjaan konstruksi Pedestrian Deck Dukuh Atas tidak akan berdampak pada keberadaan Patung Sudirman yang berdiri di kawasan tersebut.

Pembangunan infrastruktur ini merupakan bagian dari rencana pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) di Dukuh Atas. Konsep pengembangan TOD ini memegang peran krusial dalam menyatukan berbagai fasilitas transportasi publik ke dalam satu titik simpul yang terintegrasi. Kawasan Dukuh Atas nantinya akan menghubungkan enam moda transportasi publik sekaligus yang beroperasi di wilayah Jakarta dan sekitarnya. Moda transportasi yang terhubung melalui fasilitas ini meliputi Mass Rapid Transit (MRT), Light Rail Transit (LRT), layanan bus Transjakarta, kereta bandara, hingga Kereta Rel Listrik (KRL). Integrasi moda transportasi ini diharapkan dapat menciptakan sistem pergerakan penumpang yang jauh lebih efisien.

Baca Juga

Proyeksi Kenaikan BI Rate Hingga Akhir 2026 dan Panduan bagi Pelaku Ekonomi Lokal

Proyeksi Kenaikan BI Rate Hingga Akhir 2026 dan Panduan bagi Pelaku Ekonomi Lokal

Dari segi efisiensi mobilitas, kehadiran Jembatan Donat Dukuh Atas diproyeksikan akan memberikan dampak positif yang terukur bagi para komuter. Fasilitas penyeberangan ini diproyeksikan mampu menghemat waktu perjalanan atau perpindahan antarmoda transportasi sekitar 2 hingga 3 menit, bahkan bisa memangkas waktu hingga 5 menit. Efisiensi waktu yang ditawarkan ini dinilai sangat signifikan bagi para pekerja yang rutin berpindah jalur transportasi setiap hari. Sebagai gambaran spesifik, perjalanan pejalan kaki yang menyeberang dari area Landmark Tower menuju kawasan Shangri-La akan merasakan manfaat penghematan waktu yang paling besar. Pengguna fasilitas pada rute tersebut diproyeksikan akan menghemat waktu sekitar 4 hingga 5 menit.

Selain desain dan fungsinya, aspek pembiayaan proyek Jembatan Donat Dukuh Atas juga menerapkan skema yang terukur. Proyek pembangunan sarana pejalan kaki ini akan didukung penuh oleh investasi dari pihak PT MRT Jakarta (Perseroda). Hal yang menjadi perhatian dari skema pendanaan ini adalah komitmen untuk tidak menggunakan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Manajemen merencanakan komposisi pendanaan proyek di mana sebesar 50 persen akan bersumber dari investasi MRT Jakarta. Sementara itu, untuk menutupi kebutuhan sisa anggaran, 50 persen pendanaan lainnya rencananya akan dipenuhi melalui mekanisme pinjaman atau loan yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.

Baca Juga

Rencana Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah yang Telah Berlaku 26 Tahun

Rencana Revisi Aturan Gaji Kepala Daerah yang Telah Berlaku 26 Tahun

Mengingat pentingnya proyek ini bagi kelancaran sistem transportasi terintegrasi di Jakarta, jadwal pelaksanaan konstruksi telah disusun dengan target yang jelas. Setelah proses tender selesai dan kontraktor pelaksana terpilih, pengerjaan fisik di lapangan akan segera dimulai. Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan, pihak kontraktor ditargetkan dapat mulai bekerja menggarap proyek pembangunan fasilitas pejalan kaki ini pada bulan November 2026. Proyek berskala besar ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua tahun untuk pengerjaan fisik. Adapun target penyelesaian keseluruhan konstruksi Jembatan Donat Dukuh Atas diproyeksikan akan rampung sepenuhnya pada akhir tahun 2028.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InvestasiMRT JakartaInfrastrukturJembatan Donat Dukuh AtasTransit Oriented Development

Berita Terbaru Lainnya

Nasabah Bullion Melonjak, Fee-Based Income Bisnis Emas BSI Naik 712 PersenPanduan Memantau Pergerakan IHSG dan Rupiah Saat Suku Bunga The Fed DitahanPanduan Akses Pembiayaan Perumahan Informal dan Strategi KPR BTNMembeli Wuling Aira EV Edisi Toy Story 5 di GIIAS 2026, Rincian Harga dan PenawaranProyeksi Kenaikan BI Rate Hingga Akhir 2026 dan Panduan bagi Pelaku Ekonomi LokalProgram Benih Unggul Gratis Kementerian Pertanian untuk 870 Ribu Hektare Lahan Perkebunan NasionalOptimalisasi Pendapatan Asli Daerah Jayawijaya Melalui Sektor Pajak dan Media VideotronMensesneg Prasetyo Hadi Pastikan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet Prabowo di Awal Agustus

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Panduan Akses Pembiayaan Perumahan Informal dan Strategi KPR BTN

Digital Economy

Panduan Akses Pembiayaan Perumahan Informal dan Strategi KPR BTN

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap