tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Panduan Ekonomi Lokal

Proyeksi Perang Rusia-Ukraina dan Dampaknya pada Ketidakpastian Ekonomi Indonesia

Ance ManoppoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyeksi Perang Rusia-Ukraina dan Dampaknya pada Ketidakpastian Ekonomi Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan pandangan strategis mengenai situasi geopolitik global saat berbicara dalam pertemuan dengan Kadin di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat (31/7). Dalam pidatonya tersebut, beliau memproyeksikan bahwa perang antara Rusia dengan Ukraina berpotensi berlangsung dalam durasi yang lebih lama dibandingkan dengan Perang Dunia II. Sebagai perbandingan sejarah yang disampaikan secara rinci, Perang Dunia II berlangsung sekitar enam tahun. Perang tersebut secara historis ditandai dengan invasi Nazisme Jerman ke Polandia pada bulan September 1939. Konflik besar tersebut kemudian berlanjut secara berturut-turut pada tahun 1940, 1941, 1942, 1943, hingga akhirnya diakhiri dengan kekalahan Blok Poros atas Sekutu pada pertengahan Mei hingga Agustus 1945.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Sementara itu, jika melihat garis waktu konflik masa kini, perang di Ukraina yang pecah sejak tahun 2022 belum menunjukkan tanda-tanda akan segera mereda. Presiden Prabowo menyebutkan bahwa durasi perang Ukraina tersebut telah berlanjut dari tahun 2022, melewati tahun 2023, 2024, 2025, dan kini sudah masuk ke tahun 2026. Perbandingan antara periode Perang Dunia II dan perang Ukraina ini menjadi dasar bagi proyeksi bahwa durasi konflik modern antara Rusia dengan Ukraina bisa saja memakan waktu yang jauh lebih panjang. Hal ini menjadi catatan penting bagi para pengamat ekonomi dan pelaku pasar yang terus memantau perkembangan situasi internasional.

Pernyataan yang disampaikan dalam pertemuan dengan Kadin ini sekaligus menjadi pengingat penting mengenai kondisi dunia yang saat ini penuh dengan ketidakpastian. Presiden Prabowo mengingatkan secara tegas bahwa kondisi geopolitik saat ini sangatlah rawan dengan peperangan yang terjadi di mana-mana. Konflik-konflik berskala besar yang sedang berlangsung di berbagai belahan bumi ini disampaikan telah menelan jutaan korban. Kerawanan global ini semakin terasa nyata dan mengkhawatirkan karena ketika perang di Ukraina belum juga usai, peperangan di kawasan lain justru ikut pecah secara bersamaan. Salah satu contoh ketegangan baru yang disorot secara khusus adalah konflik yang melibatkan Iran dengan Israel dan Amerika Serikat.

Baca Juga

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Bagi perekonomian domestik dan pelaku usaha di wilayah Indonesia, perang yang terjadi di belahan bumi lain bukanlah sebuah peristiwa yang tidak membawa dampak apa-apa. Presiden Prabowo menekankan dengan jelas bahwa peperangan di satu bagian dari bumi memiliki pengaruh yang sangat luas hingga ke tanah air. Pengaruh tersebut secara langsung dirasakan pada sektor-sektor vital, khususnya berdampak kepada harga pangan, harga bahan bakar minyak atau BBM, dan sebagainya. Hal ini tentu menjadi perhatian utama bagi sektor ekonomi lokal dan panduan usaha, karena fluktuasi harga pada komoditas penting tersebut secara langsung akan memengaruhi berbagai lapisan aktivitas ekonomi masyarakat di Indonesia.

Dalam konteks panduan ekonomi digital dan pengelolaan usaha lokal, ketidakpastian harga pangan dan harga BBM menuntut para pelaku ekonomi untuk lebih cermat dalam merencanakan keuangan mereka. Mengingat durasi perang Rusia dan Ukraina yang diproyeksikan bisa lebih lama dari Perang Dunia II, ketidakpastian ekonomi ini diperkirakan bukan sekadar fenomena jangka pendek semata. Pelaku usaha lokal di Indonesia perlu mempertimbangkan risiko geopolitik ini saat menyusun strategi operasional, terutama bagi sektor yang sangat bergantung pada stabilitas harga bahan bakar minyak serta ketersediaan pasokan pangan. Kesadaran akan situasi global yang sangat rawan ini membantu ekosistem ekonomi lokal untuk tidak mengabaikan sentimen internasional yang terus memengaruhi kondisi pasar domestik.

Baca Juga

Cara Memahami Posisi Diplomasi Bebas Aktif Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Cara Memahami Posisi Diplomasi Bebas Aktif Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Menghadapi kondisi geopolitik global yang penuh peperangan, ketidakpastian, dan belum menemukan titik terang ini, langkah adaptif menjadi hal yang sangat krusial bagi seluruh pelaku ekonomi di Indonesia. Arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat (31/7) tersebut memberikan gambaran yang sangat jelas bahwa ketidakpastian akan terus mewarnai pasar global hingga beberapa tahun ke depan, setidaknya merujuk pada perhitungan durasi dari tahun 2022 hingga masuk ke tahun 2026. Dengan memahami dampak luas dari konflik panjang antara Rusia dengan Ukraina, serta meluasnya ketegangan antara Iran dengan Israel dan Amerika Serikat, para pelaku ekonomi diharapkan dapat mengambil langkah antisipasi yang lebih terukur dalam menghadapi risiko fluktuasi harga pangan dan BBM di masa mendatang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEkonomi IndonesiageopolitikHarga BBMKadin

Berita Terbaru Lainnya

Tata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas RitelDaftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterRegulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli LokasiPenerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen PadiAplikasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank JakartaRisiko Keselamatan Kerja Wasit Sepak Bola Lokal, Evaluasi Insiden Danlanud Cup 2026Cara Melindungi Remaja dari Eksploitasi Finansial dan Mengajarkan Aktivitas Ekonomi AmanProsedur Investigasi Digital Forensik dan Analisis CCTV pada Kasus Kematian Sutrimo

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap