Pemerintah Kabupaten Bogor merancang pembangunan fasilitas terpadu embarkasi haji dan umrah yang berlokasi di kawasan Masjid Raya Nurul Wathon, Cibinong, Jawa Barat. Langkah pembangunan sarana keberangkatan dan manasik mandiri ini dipersiapkan guna mengakomodasi kebutuhan jemaah dalam jumlah besar, mengingat wilayah tersebut memiliki basis penduduk lebih dari 5,6 juta jiwa dan secara konsisten mencatatkan kuota haji terbesar di tingkat nasional setiap musimnya.
Fasilitas embarkasi mandiri di kawasan Cibinong ini bertujuan memangkas rantai perjalanan ibadah serta menyederhanakan koordinasi logistik. Melalui pemusatan fasilitas akomodasi dan manasik di satu titik, jemaah asal daerah ini tidak lagi diwajibkan melewati skema transit konvensional di luar wilayah sebelum bertolak ke Tanah Suci.
Konsep Arsitektur dan Alokasi Pembiayaan Embarkasi
Struktur fisik embarkasi haji dan umrah dirancang sebagai gedung tujuh lantai dengan konsep arsitektur yang dibuat menyerupai Zamzam Tower. Fasilitas bertingkat ini difungsikan sebagai sarana terpadu pelayanan, penginapan jemaah setara hotel, dan persiapan keberangkatan.
Penyediaan anggaran untuk mendirikan fasilitas gedung embarkasi ini telah ditetapkan melalui skema Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD):
Pria Hendak Perkosa Wanita di Bogor Ditangkap, Ancam Korban Pakai Golok

- Pembiayaan Konstruksi Embarkasi: Pemerintah daerah mengalokasikan anggaran senilai Rp 142 miliar yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2027.
- Desain Bangunan: Gedung embarkasi direncanakan memiliki spesifikasi teknis tujuh lantai dengan tampilan fasad yang terinspirasi dari arsitektur Zamzam Tower.
Integrasi Fasilitas Penunjang di Kawasan Masjid Raya Nurul Wathon
Kompleks embarkasi haji dan umrah ini menyatu langsung dengan kawasan Masjid Raya Nurul Wathon di wilayah Pakansari, Cibinong. Keberadaan masjid raya berfungsi sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus sarana pembinaan calon jemaah sebelum jadwal keberangkatan.
Pengembangan area Masjid Raya Nurul Wathon mencakup beberapa elemen utama:
- Penggunaan Lahan dan Anggaran Masjid: Masjid raya dibangun di atas lahan seluas 2,6 hektare menggunakan alokasi APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2025 dengan nilai mencapai Rp 112 miliar.
- Struktur Ikonik Menara Tauhid: Bangunan masjid dilengkapi dengan Menara Tauhid yang menjulang setinggi 99 meter sebagai penanda visual kawasan.
- Sarana Latihan Manasik: Area kawasan masjid dilengkapi fasilitas miniatur Kakbah serta ornamen-ornamen yang berkaitan dengan Kakbah untuk mendukung pelaksanaan simulasi rukun dan wajib haji.
Efisiensi Alur Keberangkatan bagi Jemaah Daerah
Keberadaan embarkasi haji di wilayah Cibinong secara langsung mengubah pola distribusi dan pergerakan calon jemaah asal Kabupaten Bogor. Fasilitas ini dirancang untuk menjawab tantangan operasional berikut:
KPK Beber Peran Dirut Summarecon di Kasus Pengurusan HGB

- Eliminasi Kewajiban Transit: Dengan tersedianya gedung penginapan tujuh lantai di Pakansari, calon jemaah dari Kabupaten Bogor tidak perlu lagi singgah atau bermalam di Embarkasi Haji Pondok Gede.
- Penanganan Skala Jemaah yang Besar: Sarana lokal ini disiapkan untuk melayani tingginya kuota keberangkatan, di mana pada tahun ini kuota haji Kabupaten Bogor mencapai 3.450 anggota jemaah.
Tahapan Penjadwalan Tender dan Pengerjaan Fisik
Pelaksanaan konstruksi fasilitas embarkasi ini mengalami penyesuaian jadwal berdasarkan pertimbangan teknis waktu pengadaan barang dan jasa. Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Bogor, Eko Mujiarto, menyatakan bahwa pembangunan fisik gedung tujuh lantai tersebut semula direncanakan pada tahun anggaran berjalan, tetapi ditunda karena keterbatasan sisa waktu anggaran sekitar enam bulan yang tidak memadai untuk menuntaskan proses tender dan pengerjaan struktur hotel.
Tahapan pelaksanaan lanjutan telah dipetakan sebagai berikut:
- Proses Lelang Pengadaan: Pelaksanaan tender proyek konstruksi embarkasi haji dan umrah dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.
- Pelaksanaan Pembangunan Fisik: Pengerjaan fisik gedung embarkasi ditargetkan mulai berjalan pada awal tahun 2027 menggunakan alokasi APBD Tahun Anggaran 2027.






