tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Infrastruktur

Rencana Pembangunan Jaringan Kereta Trans Sumatera dan Trans Kalimantan

Wulan WijayaDiterbitkan 31 Jul 2026 - 06.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Rencana Pembangunan Jaringan Kereta Trans Sumatera dan Trans Kalimantan
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyampaikan target besar pemerintah terkait pembangunan jaringan kereta api nasional baru yang difokuskan pada dua wilayah utama, yaitu Pulau Sumatera dan Pulau Kalimantan. Proyek infrastruktur transportasi berskala besar ini secara spesifik disebut oleh beliau dengan nama Trans Sumatera Railway dan Trans Kalimantan Railway. Target strategis perkeretaapian ini diumumkan secara langsung oleh Presiden pada saat meresmikan revitalisasi Stasiun Semarang Tawang yang berlokasi di Provinsi Jawa Tengah pada hari Kamis, 30 Juli 2026. Pengumuman rencana besar ini menjadi penanda penting bagi arah kebijakan infrastruktur transportasi massal di Indonesia, yang bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah secara signifikan pada masa mendatang.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
Dalam penyampaiannya di Stasiun Semarang Tawang, Presiden Prabowo Subianto sangat menekankan bahwa rencana pembangunan jaringan kereta api baru ini didasari oleh kebutuhan mendesak akan pemerataan pembangunan di seluruh penjuru nusantara. Beliau menyoroti fakta bahwa Indonesia merupakan sebuah negara yang sangat besar dan luas, sehingga pembangunan fasilitas publik tidak boleh hanya terpusat di satu titik atau satu pulau saja. Pemerataan pembangunan ini dinilai sangat krusial, terutama yang berkaitan langsung dengan penyediaan infrastruktur transportasi dan infrastruktur logistik. Melalui ketersediaan fasilitas transportasi kereta api yang memadai di luar Pulau Jawa, pemerintah berharap kelancaran arus distribusi logistik dan mobilitas masyarakat luas dapat terwujud secara lebih optimal.

Untuk merealisasikan target besar pembangunan jaringan kereta api nasional tersebut, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan penugasan khusus kepada dua institusi utama di sektor transportasi darat. Secara khusus, beliau menyerahkan tugas yang dinilai sangat berat ini kepada PT KAI (Persero), yang bertindak selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor perkeretaapian, serta kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang memegang peran penting selaku regulator proyek. Sinergi antara PT KAI (Persero) sebagai pelaksana teknis di lapangan dan Kementerian Perhubungan sebagai pihak yang mengatur regulasi diharapkan mampu mengeksekusi visi besar pemerintah. Presiden bahkan menegaskan bahwa kedua instansi tersebut memang harus diberikan tugas yang berat guna mendorong percepatan pembangunan.

Baca Juga

Sinergi Bank Indonesia dan Himbara, Transisi Kepemimpinan dan Kebijakan Ekonomi Nasional

Sinergi Bank Indonesia dan Himbara, Transisi Kepemimpinan dan Kebijakan Ekonomi Nasional

Terkait dengan detail proyek Trans Sumatera Railway, Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan yang sangat spesifik mengenai rute panjang yang harus dibangun oleh pihak pelaksana. Beliau meminta secara tegas agar jaringan kereta api di Pulau Sumatera nantinya dapat terhubung secara penuh dari ujung paling selatan hingga ke ujung paling utara pulau tersebut. Titik awal yang disebutkan oleh Presiden berada di titik paling selatan Pulau Sumatera, yakni Kawasan Bakauheni di Provinsi Lampung, dan jalurnya membentang terus hingga mencapai titik paling utara pulau, yakni Provinsi Aceh. Beliau juga sempat berinteraksi dengan menyebutkan wilayah Bandar Lampung sebagai bagian dari jalur selatan tersebut, serta menanyakan kesiapan dari pihak PT KAI dan Menteri Perhubungan untuk menyelesaikan rute panjang ini.

Dalam kesempatan yang sama pada hari Kamis, 30 Juli 2026 tersebut, Presiden menyatakan bahwa dirinya sangat menantikan peresmian revitalisasi stasiun-stasiun lain di masa depan. Lebih dari itu, beliau juga mengaku sangat menanti momen peluncuran dari megaproyek Trans Sumatera Railway. Harapan besar ini disampaikan sesaat sebelum beliau meresmikan hasil renovasi Stasiun Semarang Tawang di Jawa Tengah. Keinginan untuk segera melihat peluncuran proyek ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mempercepat realisasi infrastruktur transportasi darat yang mampu menghubungkan berbagai provinsi di sepanjang Pulau Sumatera.

Baca Juga

Metodologi dan Hasil Survei Elektabilitas Tokoh Nasional SMRC Juli 2026

Metodologi dan Hasil Survei Elektabilitas Tokoh Nasional SMRC Juli 2026

Tidak hanya berhenti pada rencana di Pulau Sumatera, Presiden Prabowo Subianto juga meminta PT KAI (Persero) dan Kementerian Perhubungan untuk turut membangun jaringan kereta api di Pulau Kalimantan melalui proyek Trans Kalimantan Railway. Beliau memberikan tantangan agar proyek di Kalimantan ini dapat dikerjakan secara beriringan dengan proyek yang ada di Sumatera. Presiden menyampaikan instruksi bahwa setelah Trans Sumatera Railway berjalan, proyek Trans Kalimantan Railway kalau bisa dimulai secara bersamaan oleh pihak pelaksana. Instruksi ini sejalan dengan visi beliau untuk membuktikan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang besar, negara yang kuat, dan negara yang makmur melalui pemerataan infrastruktur logistik dan transportasi yang masif di berbagai pulau.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoPT KAITrans Sumatera RailwayTrans Kalimantan RailwayKementerian PerhubunganInfrastruktur Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Sinergi Bank Indonesia dan Himbara, Transisi Kepemimpinan dan Kebijakan Ekonomi NasionalMetodologi dan Hasil Survei Elektabilitas Tokoh Nasional SMRC Juli 2026Realisasi Anggaran Pertanian Aceh Capai Rp 231,27 Miliar, 23 Ribu Hektare Lahan Masuk Kontrak KonstruksiDampak Putusan Mahkamah Konstitusi terhadap Alokasi Anggaran Pendidikan dan Proyek MBGPenjelasan Lengkap Indonesia Investment Authority Terkait Sengketa Arbitrase Investasi di Kimia Farma ApotekKinerja Keuangan dan Strategi Bisnis GoTo pada Kuartal Kedua 2026Disparpora Bone Bolango Batasi Operasional Wisata Akibat Cuaca EkstremProgram Kran Air Siap Minum PAM Bandarmasih Jangkau Tujuh Sekolah di Banjarmasin

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Sinergi Bank Indonesia dan Himbara, Transisi Kepemimpinan dan Kebijakan Ekonomi Nasional

Ekonomi Makro

Sinergi Bank Indonesia dan Himbara, Transisi Kepemimpinan dan Kebijakan Ekonomi Nasional

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap