tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Berita Nasional

Ribuan Pesilat PSHT di Surabaya Bubarkan Diri Usai Tuntut Proses Hukum Oknum Debt Collector

Retno PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 21.10 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ribuan Pesilat PSHT di Surabaya Bubarkan Diri Usai Tuntut Proses Hukum Oknum Debt Collector
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Aksi unjuk rasa yang melibatkan ribuan anggota kelompok pesilat PSHT di kawasan Jalan Teuku Umar, Surabaya, akhirnya berakhir pada Jumat (31/7) petang. Massa yang sebelumnya berupaya merangsek menuju sebuah kantor debt collector di wilayah tersebut memilih untuk membatalkan niatnya dan membubarkan diri. Ketegangan yang sempat terjadi antara para demonstran dengan aparat keamanan gabungan dari unsur TNI-Polri kini telah mereda. Situasi di lokasi kejadian dilaporkan sudah kembali pada kondisi yang aman dan kondusif setelah proses pengamanan dilakukan secara maksimal.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Gelombang protes berskala besar ini dipicu oleh sebuah insiden kekerasan yang melibatkan oknum penagih utang. Ribuan pesilat tersebut turun ke jalan sebagai bentuk solidaritas atas peristiwa pembacokan yang menimpa salah seorang anggota kelompok mereka. Tindakan penganiayaan dan pembacokan tersebut diduga kuat dilakukan oleh oknum anggota debt collector. Kehadiran massa dalam jumlah masif di kawasan tersebut secara khusus bertujuan untuk meminta kejelasan secara langsung dari pihak kepolisian. Mereka mendesak transparansi mengenai sejauh mana proses hukum yang sedang berjalan terhadap pelaku tindak pidana tersebut.

Dalam merespons pergerakan massa yang terus berupaya mendekati target, aparat keamanan gabungan segera mengambil tindakan penyekatan. Ratusan personel dari kepolisian dan TNI dikerahkan untuk memblokade pergerakan rombongan agar tidak mencapai titik tujuan. Petugas melakukan penutupan akses jalan secara ketat di persimpangan Jalan RA Kartini. Titik pemblokiran ini berjarak sangat dekat, yakni hanya berkisar antara 200 hingga 300 meter dari kantor debt collector yang menjadi sasaran utama aksi protes massa.

Baca Juga

Jejak Digital dan Kasus Hukum, Pelajaran dari Penghapusan Pesan Otomatis di Pemalang

Jejak Digital dan Kasus Hukum, Pelajaran dari Penghapusan Pesan Otomatis di Pemalang

Terkait jalannya demonstrasi, Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan menyatakan bahwa secara keseluruhan proses pengamanan berjalan dengan lancar hingga massa membubarkan diri. Menanggapi adanya laporan mengenai percekcokan di lokasi penyekatan, Luthfie menegaskan bahwa hal tersebut murni merupakan miskomunikasi antar-massa aksi dan tidak menimbulkan korban luka. Ia juga membantah tegas rumor yang menyebutkan adanya seorang aparat TNI yang terluka akibat bentrokan. Menurut penjelasannya, insiden yang dialami oleh aparat tersebut hanyalah kejadian terjatuh biasa dan bukan karena tindak kekerasan.

Meskipun situasi telah dipastikan aman, sejumlah aparat kepolisian beserta kendaraan lapis baja masih terus disiagakan di sekitar lokasi Jalan Teuku Umar sebagai langkah antisipasi. Kombes Pol Luthfie Sulistiawan memastikan bahwa proses hukum terhadap oknum debt collector yang menjadi pemicu aksi ini terus berjalan secara profesional. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menindak tegas pelaku tindak pidana pembacokan tersebut. Ia juga menjamin tidak ada perbedaan perlakuan hukum bagi seluruh warga Surabaya, karena setiap korban memiliki hak yang sama untuk mengetahui perkembangan penegakan hukum yang ditangani oleh Polrestabes Surabaya.

Baca Juga

Panduan Manajemen Risiko, Penyelidikan Kebakaran Aset Bisnis dan Peran Tim Forensik

Panduan Manajemen Risiko, Penyelidikan Kebakaran Aset Bisnis dan Peran Tim Forensik

Saat ini, kepolisian masih terus memburu pihak lain yang diduga kuat ikut terlibat dalam insiden kekerasan tersebut. Luthfie mengungkapkan bahwa masih ada satu orang pelaku pembacokan yang hingga kini berstatus buron dan sedang dalam tahap pengejaran intensif oleh petugas. Mengingat masih adanya pelaku yang belum tertangkap, pihak kepolisian tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan jumlah tersangka dalam kasus ini. Untuk mempercepat proses pengusutan, Kapolrestabes Surabaya secara terbuka meminta bantuan informasi dari masyarakat luas. Warga masyarakat yang mengetahui keberadaan pelaku yang melarikan diri diimbau untuk segera melapor kepada pihak berwajib agar upaya paksa dan proses penegakan hukum dapat segera direalisasikan dengan tuntas.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

SurabayaPolrestabes SurabayaPSHTDebt CollectorTNI-Polri

Berita Terbaru Lainnya

Panduan Memahami Dinamika Regulasi dan Peluang Bisnis Digital di IndonesiaMengapa Pengembang Kesulitan Membangun Rumah Subsidi di Lahan yang Telah Dibeli?Menggunakan Layanan Transbandara Rute Blok M-Bandara Soekarno-Hatta dengan Tarif Rp15.000Strategi Bisnis PTPN I dalam Hilirisasi Tetes Tebu Menjadi Bioetanol dan Target Ekspor ASEANJejak Digital dan Kasus Hukum, Pelajaran dari Penghapusan Pesan Otomatis di PemalangPanduan Manajemen Risiko, Penyelidikan Kebakaran Aset Bisnis dan Peran Tim ForensikPotensi Ekonomi Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional dan Peran Industri DomestikPanduan Mengoptimalkan Anggaran Perjalanan Melalui Program Diskon Transportasi

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap