Tim SAR gabungan memastikan hasil penelusuran terhadap video viral yang memperlihatkan benda menyerupai kapal terbalik di perairan dekat Gunung Anak Krakatau (GAK) adalah nihil. Petugas di lapangan tidak menemukan objek fisik kapal karam maupun benda mencurigakan seperti yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menegaskan bahwa tim SAR gabungan telah mendatangi titik lokasi perairan tersebut untuk melakukan verifikasi langsung. Pemeriksaan dilakukan dengan mengerahkan armada Rigid Inflatable Boat (RIB) serta menerbangkan pesawat nirawak atau drone guna memantau kondisi perairan dari udara.
Hasil Pengecekan Lapangan oleh Tim SAR
Dalam proses pengecekan, armada Sea Rider diposisikan pada jarak kurang lebih 500 meter dari pesisir Gunung Anak Krakatau untuk menerbangkan drone. Setelah tim melakukan pemeriksaan silang atas informasi yang beredar luas di media sosial tersebut, hasilnya dipastikan nihil dan tidak ada objek kapal terbalik yang tampak.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Al Amrad menerangkan bahwa kawasan perairan di sekitar Gunung Anak Krakatau sebenarnya masuk ke dalam area pencarian (search area) KN SAR Tetuka. Wilayah tersebut juga telah disisir berulang kali oleh personel SAR gabungan dalam operasi pencarian yang sedang berjalan.
Kronologi Rekaman Video oleh Kreator Konten
Informasi mengenai dugaan adanya kapal terbalik bermula dari unggahan konten kreator Andrea Ramadhan. Andrea merekam video kondisi terkini Gunung Anak Krakatau menggunakan drone pada Minggu (13/9) dan mengunggahnya ke kanal YouTube miliknya.
Pada awalnya, Andrea tidak menyadari adanya benda yang mencurigakan di dalam hasil rekaman tersebut. Ia baru menaruh perhatian setelah menerima pesan langsung dari seorang warganet melalui akun Instagram. Andrea kemudian memutar kembali rekaman asli dan memperbesar tampilan video pada bagian yang dimaksud.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Guna memastikan kejelasan rekaman tersebut, Andrea sengaja mengunggah kembali potongan video itu ke akun Instagram miliknya. Langkah tersebut diambil untuk meminta pandangan dan klarifikasi dari warganet yang memiliki pemahaman mengenai kemaritiman terkait dugaan kapal terbalik di lautan.
Pencarian Korban Hilang Masih Berlanjut
Verifikasi terhadap video viral ini dilakukan di tengah pelaksanaan operasi pencarian yang tengah berlangsung di perairan tersebut. Hingga memasuki hari ke-8 pencarian, tim SAR gabungan dan petugas terkait masih terus berupaya mencari keberadaan 5 orang jurnalis dan awak kapal yang dilaporkan hilang sejak Senin (7/9).






