tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan

Wahyu SuryaniDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.17 · 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
September Diprediksi Puncak Karhutla, OMC-Water Bombing Dimaksimalkan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kementerian Kehutanan memproyeksikan bulan September sebagai periode paling krusial sekaligus puncak ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Kesiapsiagaan penanganan dioptimalkan menyusul informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bahwa potensi curah hujan diperkirakan baru akan mulai muncul pada awal Oktober.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyatakan bahwa Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) diposisikan sebagai langkah utama penanganan di lapangan. OMC dinilai sebagai metode yang paling efektif selagi jendela peluang untuk memicu hujan buatan masih tersedia sebelum kondisi kekeringan semakin meluas.

Selain operasi cuaca buatan, strategi pemadaman juga memadukan pengeboman air (water bombing) dari udara serta pergerakan tim patroli dan pemadam darat. Kementerian Kehutanan turut mengupayakan penguatan armada lapangan dengan menambah lebih dari 1.000 personel melalui skema Bawah Kendali Operasi (BKO).

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Sebaran Titik Panas dan Dampak Visibilitas di Daerah

Berdasarkan pantauan terkini di sejumlah wilayah rawan karhutla, eskalasi titik panas (hotspot) dan titik api (fire spot) menunjukkan dinamika yang bervariasi di Pulau Kalimantan dan Sumatera.

Di Kalimantan Barat, peningkatan tajam terjadi dengan penambahan 3.553 titik panas menjadi 7.377 titik. Titik api di wilayah ini juga bertambah 16 titik menjadi 72 titik, yang menyebabkan jarak pandang terpantau turun hingga di bawah 1 km. Kondisi serupa terjadi di Kalimantan Tengah, di mana jarak pandang berada di bawah 1 km; titik panas tercatat turun 147 menjadi 5.244 titik, tetapi titik api bertambah 16 titik menjadi 72 titik. Di Kalimantan Selatan, titik panas turun 405 menjadi 504 titik, namun titik api naik 3 menjadi 55 titik dengan jarak pandang kurang dari 2 km.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Untuk wilayah Sumatera, kenaikan titik panas terjadi di Sumatera Selatan sebanyak 209 titik menjadi 1.013 titik, dengan titik api turun 7 titik menjadi 11 titik dan jarak pandang berada di bawah 5 km. Sebaliknya, wilayah Riau mencatat tren penurunan, dengan titik panas berkurang 202 menjadi 62 titik, titik api turun 2 menjadi 12 titik, serta jarak pandang berkisar 4–5 km. Di Jambi, titik panas turun 86 menjadi 49 titik dengan 4 titik api dan jarak pandang terjaga pada rentang 6–7 km.

Langkah terintegrasi antara rekayasa cuaca, intervensi helikopter pemadam, dan kesiagaan personel darat terus digencarkan untuk menekan sebaran titik api sepanjang masa puncak karhutla ini.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BMKGkarhutla

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

🔥

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator · 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan · 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning · 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis · 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik · 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap