tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi Domestik

Strategi Pengelolaan Air Bersih Rumah Tangga di Tengah Ancaman Kekeringan

Fitri LimbongDiterbitkan 31 Jul 2026 - 22.36 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Pengelolaan Air Bersih Rumah Tangga di Tengah Ancaman Kekeringan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kemarau ekstrem yang dipicu oleh fenomena El Nino Godzilla kini mulai berdampak pada stabilitas kebutuhan domestik dan pengelolaan sumber daya rumah tangga di berbagai wilayah. Salah satu daerah yang warganya mulai merasakan krisis ketersediaan air bersih adalah RW 08 Kelurahan Cipayung Jaya, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat. Tercatat sebanyak 78 Kepala Keluarga (KK) di lingkungan tersebut terdampak kekeringan dan mengalami krisis air bersih. Kondisi serupa juga merebak di sejumlah daerah lain memasuki musim kemarau tahun ini, termasuk wilayah Jawa Tengah, Kabupaten Gunungkidul di Yogyakarta, hingga wilayah di luar Pulau Jawa. Menghadapi situasi pembatasan sumber daya ini, rumah tangga perlu menerapkan strategi pengelolaan pasokan air yang tepat agar kebutuhan sehari-hari tetap terpenuhi.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Langkah pertama dalam menghadapi krisis ini adalah dengan mengoptimalkan bantuan distribusi air bersih dari lembaga terkait untuk menopang ekonomi dan kebutuhan domestik. Sebagai contoh pengelolaan, Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Depok menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat yang terdampak pada Rabu (30/7). Distribusi ini merupakan hasil kolaborasi dengan PT Tirta Asasta. Sebanyak empat personel diterjunkan langsung untuk mendistribusikan pasokan air menggunakan truk tangki berkapasitas 4.000 liter. Warga yang terdampak mengantre untuk mengisi puluhan galon yang dibawa, sehingga pasokan tersebut dapat langsung dimanfaatkan untuk menunjang aktivitas harian rumah tangga.

Langkah kedua adalah memastikan adanya fasilitas penampungan air darurat yang memadai di lingkungan tempat tinggal. Dalam penanganan krisis di Kelurahan Cipayung Jaya, PMI Kota Depok juga meminjamkan satu buah toren dengan kapasitas 250 liter. Pemanfaatan wadah penampungan kolektif atau bantuan toren semacam ini sangat krusial bagi warga untuk menyimpan air dalam jumlah yang lebih besar. Dengan adanya fasilitas penyimpanan yang memadai, distribusi air dari truk tangki dapat dialokasikan secara lebih efisien, dan masyarakat memiliki cadangan air yang dapat diakses secara bertahap sesuai dengan kebutuhan esensial.

Baca Juga

Antusiasme Publik dan Peluang Ekonomi dalam Acara Islamic Travel Connect

Antusiasme Publik dan Peluang Ekonomi dalam Acara Islamic Travel Connect

Langkah ketiga yang tidak kalah penting adalah menerapkan manajemen penggunaan air secara ketat berdasarkan panduan dari pihak berwenang. Bersamaan dengan penyaluran bantuan, PMI Kota Depok melakukan sosialisasi mengenai penggunaan air bersih dengan bijak. Warga diarahkan untuk menyimpan air dengan aman untuk kebutuhan sehari-hari. Pengelolaan air yang bijak berarti memprioritaskan pasokan yang terbatas hanya untuk aktivitas yang paling mendesak. Menyimpan air dengan aman juga memastikan kualitas air tetap terjaga selama masa kekeringan, sehingga warga terhindar dari risiko masalah kesehatan yang dapat menambah beban pengeluaran ekonomi keluarga di tengah krisis.

Langkah keempat adalah memantau status kerawanan dan pemetaan wilayah terdampak kekeringan di sekitar tempat tinggal untuk mengantisipasi kelangkaan sumber daya lanjutan. Gubernur Banten Andra Soni menyebutkan bahwa tujuh kabupaten/kota di Provinsi Banten mengalami kekeringan. Terdapat 140 titik terdampak yang tersebar di Kota Cilegon, Kota Serang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Serang, Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang, dan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, Kota Tangerang dipastikan tidak termasuk wilayah terdampak. Di wilayah Jawa Timur, berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jatim, terdapat 14 daerah yang mengalami kondisi serupa, meliputi Bondowoso, Lamongan, Banyuwangi, Lumajang, Bangkalan, Blitar, Pasuruan, Trenggalek, Gresik, Malang, Jember, Sampang, Mojokerto, dan Situbondo.

Baca Juga

Cara Memproduksi Konten Berita Digital yang Akurat Berdasarkan Kasus Kematian Taruna Akpol Semarang

Cara Memproduksi Konten Berita Digital yang Akurat Berdasarkan Kasus Kematian Taruna Akpol Semarang

Langkah kelima, masyarakat harus menyesuaikan tingkat kesiapsiagaan rumah tangga berdasarkan status darurat yang ditetapkan oleh pemerintah daerah. Dari 14 daerah yang terdampak di Jawa Timur tersebut, wilayah Lumajang, Mojokerto, dan Situbondo telah menaikkan status menjadi Tanggap Darurat. Sementara itu, 11 daerah lainnya masih berstatus Siaga Darurat. Memahami perbedaan status ini membantu masyarakat dalam merencanakan strategi pemenuhan kebutuhan air jangka pendek maupun menengah. Dengan mengelola bantuan air secara optimal, menggunakan air dengan bijak, dan terus memantau perkembangan status kekeringan, rumah tangga dapat memitigasi dampak krisis air bersih terhadap kelangsungan hidup dan ekonomi domestik mereka.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekeringanMitigasi BencanaKrisis Air Bersihmanajemen airekonomi rumah tangga

Berita Terbaru Lainnya

Skema Anggaran Program Makan Bergizi Gratis Pasca Putusan Mahkamah KonstitusiPersiapan Penempatan Kerja Calon Manajer Koperasi Merah Putih SPPIPentingnya Sinergi Pemimpin dan Pelaku Usaha untuk Mendorong Pertumbuhan Ekonomi DaerahPenjelasan BGN Mengenai Pembatalan Mutasi Pegawai yang Ditegur Saat Rapat VirtualStrategi dan Cara Mengelola Aksesibilitas Pusat Perbelanjaan untuk Menertibkan Alur PengunjungProyeksi Pertumbuhan Pasar Otomotif Nasional dan Perkembangan Daya Beli MasyarakatCara Aman Menjadi Mitra Program Makan Bergizi Gratis Tanpa Terjebak Modus Yayasan TitipanPolemik Ekspor Mineral dan Dampak Regulasi Logam Tanah Jarang bagi Industri

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKDProfesi & Regulasi 路 31 Jul 2026
  3. 3Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi DigitalEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  4. 4Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  5. 5Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap