Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi melakukan langkah mutasi dan rotasi jajaran Pejabat Utama di lingkungan Mabes Polri dan Polda. Keputusan terkait rotasi jabatan ini tertuang secara tertulis dalam Surat Telegram Kapolri. Dokumen resmi tersebut tercatat dengan nomor registrasi ST/1584/VII/KEP./2026. Surat Telegram Kapolri ini diterbitkan per tanggal 30 Juli 2026. Untuk pengesahannya, dokumen mutasi dan rotasi ini ditandatangani langsung oleh Asisten Kapolri Bidang SDM, yaitu Irjen Anwar. Kebijakan yang diambil oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini mencakup berbagai posisi strategis, mulai dari tingkat Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia hingga tingkat Kepolisian Daerah di berbagai wilayah. Surat Telegram per tanggal 30 Juli 2026 tersebut menjadi landasan utama bagi seluruh pergeseran posisi, termasuk pengangkatan pejabat baru dan rotasi pejabat yang akan memasuki masa purna tugas.
Dalam rincian Surat Telegram bernomor ST/1584/VII/KEP./2026 tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi posisi Wairwasum Polri. Jabatan Wairwasum Polri yang sebelumnya dipegang oleh Irjen Tomex Kurniawan kini mengalami pergantian. Irjen Tomex Kurniawan dirotasi dari posisinya untuk menjabat sebagai Pati Itwasum. Langkah mutasi terhadap Irjen Tomex Kurniawan sebagai Pati Itwasum ini dilakukan secara khusus dalam rangka persiapan masa pensiun. Bersamaan dengan pergeseran tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menunjuk pejabat baru untuk mengisi posisi Wakabaintelkam. Posisi Wakabaintelkam yang baru kini dipercayakan kepada Brigjen Wawan Muliawan. Sebelum menerima mandat sebagai Wakabaintelkam, Brigjen Wawan Muliawan mengemban tugas sebagai Dirkamsus Baintelkam Polri. Penunjukan ini secara otomatis mengubah susunan kepemimpinan di tingkat Baintelkam Polri.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Penunjukan Brigjen Wawan Muliawan sebagai Wakabaintelkam membuat posisi yang ditinggalkannya memerlukan pejabat pengganti. Posisi Dirkamsus Baintelkam Polri yang ditinggalkan oleh Wawan kemudian digantikan oleh Brigjen Antonius Dwi Hendro Sunarko. Rekam jejak Brigjen Antonius Dwi Hendro Sunarko sebelumnya adalah menjabat sebagai Karoanalis Baintelkam Polri. Selain perombakan di Baintelkam, mutasi ini juga menyentuh jajaran Divisi Hubungan Internasional atau Hubinter Polri. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi Kadiv Hubinter yang dijabat oleh Irjen Amur Chandra. Irjen Amur Chandra dirotasi menjadi Pati Hubinter Polri. Serupa dengan rotasi pada jabatan Wairwasum Polri, pergeseran Irjen Amur Chandra sebagai Pati Hubinter Polri ini juga dilaksanakan dalam rangka persiapan pensiun dari institusi kepolisian.
Untuk memastikan keberlanjutan tugas di Divisi Hubungan Internasional, Kapolri menunjuk pejabat baru guna mengisi posisi yang ditinggalkan oleh Irjen Amur Chandra. Pejabat yang ditunjuk adalah Brigjen Untung Widyatmoko. Sebelum penunjukan ini, Brigjen Untung Widyatmoko menduduki posisi sebagai Sekretaris NCB Interpol Hubinter Polri. Lewat penunjukan untuk memimpin Hubinter ini, Brigjen Untung Widyatmoko nantinya akan mendapat promosi kenaikan pangkat. Tidak hanya berfokus pada jajaran Pejabat Utama Mabes Polri, Surat Telegram per tanggal 30 Juli 2026 ini juga mengatur rotasi di tingkat wilayah. Kapolri mengganti posisi Wakapolda Sumut dalam mutasi tersebut. Jabatan Wakapolda Sumut kini diserahkan kepada Brigjen Naek Pamen. Sebelum dipercaya menjadi Wakapolda Sumut, Brigjen Naek Pamen memiliki pengalaman bertugas dengan menjabat sebagai Karo Provisi Divisi Propam Polri.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Pergeseran di tingkat Kepolisian Daerah turut mencakup wilayah Jambi. Posisi Wakapolda Jambi nantinya bakal dijabat oleh Brigjen K Yani Sudarto. Penunjukan Brigjen K Yani Sudarto sebagai Wakapolda Jambi ini dilakukan untuk menggantikan pejabat sebelumnya, yaitu Brigjen Benny Ali. Setelah masa tugasnya sebagai Wakapolda Jambi berakhir melalui surat telegram ini, Brigjen Benny Ali menerima penugasan di posisi yang baru. Brigjen Benny Ali secara resmi dimutasi menjadi Agen Intelijen Kepolisian Utama Tk I Banintelkam Polri. Keseluruhan proses rotasi dan mutasi yang ditandatangani oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Anwar ini merepresentasikan pembaruan struktur jabatan secara menyeluruh, baik bagi perwira tinggi di lingkungan Pejabat Utama Mabes Polri maupun jajaran pimpinan di tingkat Polda.






