tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Digital Economy & Earning

Struktur Pelatihan dan Penempatan Manajer Koperasi Program SPPI

Sri NugrohoDiterbitkan 31 Jul 2026 - 20.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Struktur Pelatihan dan Penempatan Manajer Koperasi Program SPPI
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, atau yang lebih dikenal dengan singkatan SPPI, merupakan sebuah inisiatif pendidikan dan pelatihan bagi para calon manajer koperasi desa atau kelurahan serta calon manajer kampung nelayan merah putih di wilayah Indonesia. Pada hari Jumat, 31 Juli 2026, Kementerian Pertahanan secara resmi telah menutup rangkaian latihan bela negara bagi para peserta program tersebut. Penutupan ini menandai selesainya tahapan pendidikan yang dirancang secara khusus untuk mempersiapkan sumber daya manusia dalam mengelola sektor koperasi dan kawasan nelayan. Program pelatihan ini menjadi tahapan pembekalan yang sangat penting bagi para peserta sebelum mereka terjun langsung ke lokasi penempatan yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara.

Rangkaian pendidikan untuk para peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia ini berlangsung dalam kurun waktu yang cukup panjang dan sangat terstruktur. Berdasarkan jadwal pelaksanaannya, program pendidikan ini secara resmi dimulai pada tanggal 17 Juni 2026. Secara keseluruhan, para peserta harus mengikuti rangkaian kegiatan pelatihan selama 45 hari penuh. Waktu selama 45 hari tersebut tidak dihabiskan untuk satu jenis pelatihan saja, melainkan dibagi secara proporsional ke dalam dua fokus pendidikan utama. Pembagian kurikulum pendidikan ini terdiri atas 30 hari yang dikhususkan untuk pelatihan bela negara, serta 15 hari berikutnya yang difokuskan sepenuhnya pada pelatihan manajerial.

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer

Pada tahap perencanaan awal, program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia ini memiliki alokasi kuota peserta yang cukup besar. Program ini semula dialokasikan untuk menampung sebanyak 35.476 peserta dari berbagai daerah. Dari total alokasi awal tersebut, komposisinya dibagi menjadi dua kelompok sasaran utama, yakni sebanyak 30.000 orang yang ditargetkan untuk menjadi calon manajer koperasi desa, dan 5.476 orang yang diproyeksikan sebagai calon manajer kampung nelayan. Angka alokasi ini menunjukkan besarnya skala program pada saat tahap perencanaan awal sebelum tahapan proses pelatihan resmi dimulai.

Baca Juga

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Meskipun alokasi awal ditetapkan sebanyak 35.476 orang, pada kenyataannya tidak seluruh peserta berhasil menyelesaikan tahapan pendidikan ini hingga akhir. Tercatat ada sejumlah dinamika selama masa pelatihan berlangsung, di mana sebanyak 1.691 peserta tidak mengikuti seluruh rangkaian pelatihan karena berbagai alasan. Selain itu, dari para peserta yang tetap mengikuti pelatihan, sebanyak 61 orang pada akhirnya dinyatakan tidak lulus oleh pihak penyelenggara. Penyebab ketidaklulusan puluhan peserta tersebut antara lain dikarenakan adanya masalah kesehatan serta adanya peserta yang memutuskan untuk mengundurkan diri di tengah proses pendidikan.

Terkait dengan hasil akhir kelulusan, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Letnan Jenderal Tri Budi Utomo, menyampaikan data rekapitulasi peserta yang berhasil menyelesaikan seluruh tahapan program. Beliau mengatakan bahwa total ada 33.785 peserta yang dinyatakan lulus mengikuti pelatihan secara keseluruhan. Dengan demikian, peserta yang dinyatakan lulus dan akan ditempatkan sebagai manajer berjumlah 33.785 orang. Dari total peserta yang lulus tersebut, rinciannya terdiri atas 28.626 orang calon manajer koperasi dan 5.159 orang calon manajer kampung nelayan. Angka kelulusan ini merupakan hasil akhir dari proses pendidikan selama 45 hari.

Baca Juga

Pemetaan Peluang Bisnis Pasca-Putusan MK tentang Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Pemetaan Peluang Bisnis Pasca-Putusan MK tentang Pemisahan Anggaran Makan Bergizi Gratis

Setelah dinyatakan lulus dari program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia, tahapan selanjutnya bagi 33.785 peserta tersebut adalah mengikuti proses penempatan tugas. Proses penempatan para lulusan ini akan dilakukan melalui mekanisme pemanggilan secara resmi oleh panitia pusat. Selain itu, tahapan pengaturan penempatan ini juga akan dikoordinasikan dan diatur bersama oleh Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara atau BUMN. Berdasarkan rencana yang telah ditetapkan, para manajer koperasi dan manajer kampung nelayan yang telah dinyatakan lulus ini nantinya akan mendapat penugasan selama kurang lebih dua tahun di lokasi penempatan masing-masing.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNKementerian PertahananSPPIKoperasi DesaKampung Nelayan

Berita Terbaru Lainnya

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi DigitalPemetaan Peluang Bisnis Pasca-Putusan MK tentang Pemisahan Anggaran Makan Bergizi GratisDinamika Hukum Kasus Pencucian Uang dan Sinyal Kepemimpinan Bank IndonesiaMemantau Isu Keuangan 490 Pemda dan Dampaknya pada Nasib Pegawai PPPKAnalisis Perekonomian Amerika Serikat, PDB, Inflasi, dan Kebijakan Suku BungaStrategi Bank Indonesia Menghadapi Era Suku Bunga Tinggi Global dan Tantangan InflasiStrategi Mengelola Portofolio Kripto Saat Pasar BerfluktuasiArah Kebijakan Bank Indonesia Pasca-Mundurnya Perry Warjiyo

Paling Banyak Dibaca

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

Finance

Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026

30 Jul 2026

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

Ekonomi Digital

Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027

30 Jul 2026

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

Ekonomi & Bisnis

Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani Tebu

30 Jul 2026

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

Keamanan Digital

Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang Kerja

30 Jul 2026

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

Keuangan Digital

Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh Mandiri

30 Jul 2026

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

Ekonomi Digital

Memahami Pengaruh Dinamika Survei Politik terhadap Sektor Ekonomi Digital

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Faktor Pendorong IHSG Melesat Lebih dari 1 Persen pada 30 Juli 2026Finance 路 30 Jul 2026
  2. 2Menyiasati Peluang Bisnis Daerah di Tengah Keterbatasan Fiskal dan Rencana Anggaran 2027Ekonomi Digital 路 30 Jul 2026
  3. 3Dampak Kebijakan Pengetatan Impor Gula Rafinasi terhadap Ekonomi Petani TebuEkonomi & Bisnis 路 30 Jul 2026
  4. 4Cara Mengenali Ancaman TPPO di Ekosistem Digital Saat Mencari Peluang KerjaKeamanan Digital 路 30 Jul 2026
  5. 5Panduan Bayar Tiket MRT Jakarta dengan Kartu Kredit Nirsentuh MandiriKeuangan Digital 路 30 Jul 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap