tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy & Earning

Swasembada 8 Komoditas Pangan 2026, Fondasi Baru Ketahanan Ekonomi Pertanian Indonesia

Ance ManoppoDiterbitkan 14 Agu 2026 - 11.44 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Swasembada 8 Komoditas Pangan 2026, Fondasi Baru Ketahanan Ekonomi Pertanian Indonesia
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Pemerintah Indonesia menorehkan sejarah baru dalam sektor ekonomi pertanian dengan pencapaian target yang jauh lebih cepat dari rencana semula. Pada Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR dan DPD tanggal 14 Agustus 2026, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia secara resmi telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan strategis. Langkah akselerasi ini menjadi sorotan utama karena target swasembada pangan yang dahulu direncanakan selesai dalam waktu empat tahun, kini berhasil dicapai hanya dalam kurun waktu satu tahun saja. Keberhasilan ini menunjukkan efisiensi program kerja yang terwujud berkat berbagai kebijakan strategis dan kerja keras seluruh pemangku kepentingan.

Delapan komoditas yang berhasil mencapai status swasembada meliputi beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam ras, telur ayam ras, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit. Berdasarkan proyeksi neraca pangan tahun 2026, produksi beras diperkirakan menyentuh angka 34,77 juta ton dengan tingkat kebutuhan nasional sebesar 31,10 juta ton, sehingga menciptakan surplus sekitar 3,67 juta ton. Sementara itu, komoditas jagung diproyeksikan mencapai produksi 18 juta ton untuk memenuhi kebutuhan domestik sebesar 16,44 juta ton. Surplus jagung sekitar 1,56 juta ton ini memberikan ruang pasokan yang memadai untuk menjaga stabilitas industri pangan maupun pakan ternak di dalam negeri.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Kinerja positif serupa juga tercatat pada sektor peternakan, perkebunan, dan hortikultura yang berkontribusi besar pada perputaran ekonomi nasional. Produksi daging ayam ras mencapai 4,90 juta ton dengan surplus 876 ribu ton, sedangkan telur ayam ras mencatat surplus 516 ribu ton dari total produksi 6,99 juta ton. Untuk komoditas gula konsumsi, produksi tercatat sebesar 3,04 juta ton yang melampaui kebutuhan nasional dengan surplus 207 ribu ton. Pada sektor hortikultura, produksi cabai besar dan cabai rawit masing-masing mencapai 1,52 juta ton dan 1,51 juta ton, menyumbang surplus ratusan ribu ton. Bawang merah juga mencatatkan produksi 1,32 juta ton dengan surplus sekitar 63 ribu ton. Secara agregat, delapan komoditas tersebut menghasilkan total produksi 72,91 juta ton dengan surplus mencapai 4,69 juta ton.

Selisih produksi yang positif ini menjadi fondasi utama bagi ketahanan ekonomi dan pangan nasional, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi tekanan ketidakpastian cuaca global. Presiden Prabowo Subianto menekankan bahwa surplus produksi ini membuktikan kemampuan negara dalam melindungi pasar domestik dari potensi krisis. Beliau menyampaikan bahwa kondisi pangan untuk rakyat Indonesia saat ini berada dalam keadaan aman dan negara memiliki kemampuan produksi yang memadai untuk menghadapi berbagai tantangan iklim, termasuk potensi fenomena El Nino.

Baca Juga

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Pencapaian swasembada dalam waktu singkat ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, Kementerian Pertanian, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, TNI, Polri, serta para petani dan pelaku usaha pangan. Perbaikan tata kelola pupuk dan peningkatan ketersediaannya menjadi salah satu langkah strategis yang memperkuat produktivitas sektor pertanian. Meski target telah terlampaui, Presiden Prabowo Subianto mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak lekas berpuas diri. Beliau menegaskan bahwa pencapaian pada tahun 2026 ini harus menjadi rangsangan sekaligus momentum untuk bekerja lebih keras lagi demi memastikan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat semakin kuat di masa mendatang.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ekonomi pertanianKetahanan PanganAgribisnisswasembada pangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap