Perubahan fasilitas kesehatan tingkat pertama kini dapat diselesaikan secara mandiri tanpa keharusan mengantre di kantor cabang BPJS Kesehatan. Melalui aplikasi Mobile JKN, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dapat mengajukan pemindahan faskes secara digital selama memenuhi kriteria administratif yang telah ditetapkan.
Kebijakan pemindahan fasilitas kesehatan ini dirancang agar riwayat medis peserta tetap terpantau dengan baik dan pelayanan rujukan berjenjang berjalan sesuai regulasi.
Ketentuan dan Syarat Pindah Faskes Tingkat Pertama
Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) mencakup puskesmas, klinik pratama, atau praktik dokter mandiri yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Sebelum mengajukan pemindahan FKTP, peserta perlu memahami beberapa ketentuan utama:
1. Batas Waktu Minimal Kepesertaan Peserta JKN pada umumnya baru dapat mengajukan perubahan faskes setelah terdaftar minimal tiga bulan di FKTP sebelumnya. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menjelaskan bahwa tenggat tiga bulan ini diberlakukan demi menjaga kesinambungan pelayanan medis. Dengan masa tinggal tersebut, tenaga medis di faskes asal memiliki waktu yang cukup untuk memantau riwayat kesehatan peserta secara optimal.
Pacu Inovasi, Apresiasi Pemda Berprestasi Hadir di Sulawesi

1. Pengecualian Aturan Tiga Bulan Ketentuan masa tunggu tiga bulan tidak bersifat mutlak. Pembatasan ini dikecualikan bagi peserta yang mengalami kondisi mendesak atau mengalami perubahan kondisi hidup tertentu, seperti perpindahan domisili.
1. Pelayanan Medis di Luar Wilayah Faskes Bagi peserta yang sedang bepergian atau berada di luar wilayah FKTP tempatnya terdaftar, hak atas penanganan medis tetap dijamin oleh BPJS Kesehatan. Peserta tidak diwajibkan langsung mengubah data FKTP secara permanen hanya untuk mendapatkan layanan kesehatan saat berada di luar kota sementara waktu.
1. Pemeriksaan Status Iuran Sebelum memproses administrasi kepesertaan, pastikan status kepesertaan aktif dan tidak terdapat tunggakan. Pengecekan status iuran maupun tagihan dapat dilakukan melalui aplikasi Mobile JKN atau layanan pesan Pandawa di nomor 08118165165.
Prosedur Pengajuan Pindah Faskes Lewat Aplikasi Mobile JKN
Pengalihan faskes secara daring dilakukan langsung dari ponsel peserta dengan alur kerja berikut:
BP BUMN dan Danantara Dorong Bio Farma Kembali ke Mandat Awal Pengembangan Vaksin

- Buka aplikasi Mobile JKN yang telah terpasang di ponsel dan pastikan Anda sudah masuk (login) ke akun kepesertaan.
- Akses menu perubahan data peserta yang tersedia pada halaman utama aplikasi.
- Pilih nama peserta atau anggota keluarga yang ingin dipindahkan faskesnya.
- Pilih opsi perubahan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).
- Tentukan provinsi, kabupaten/kota, serta faskes tingkat pertama baru (puskesmas, klinik, atau dokter mandiri) yang dituju.
- Konfirmasikan perubahan data. Sistem akan memproses pembaruan data tanpa perlu membawa berkas fisik ke kantor BPJS Kesehatan.
Keterkaitan FKTP dengan Sistem Rujukan Berjenjang
Penetapan faskes pertama sangat berpengaruh terhadap alur penanganan medis tingkat lanjut. Sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2018 tentang Jaminan Kesehatan, sistem rujukan pelayanan medis dilaksanakan secara berjenjang berdasarkan kebutuhan medis dan kompetensi fasilitas kesehatan, dimulai dari FKTP terdaftar.
Prinsip berjenjang ini berlaku untuk penanganan medis umum dan rawat jalan. Pengecualian rujukan berjenjang hanya berlaku apabila pasien berada dalam kondisi gawat darurat medis, di mana penanganan dapat langsung diberikan di fasilitas kesehatan rujukan tanpa surat pengantar dari FKTP.
Bagi peserta yang membutuhkan penanganan lebih lanjut di rumah sakit, surat rujukan yang diterbitkan memiliki masa berlaku maksimal tiga bulan. Setelah periode tiga bulan tersebut selesai, peserta diarahkan kembali ke FKTP terdaftar agar efektivitas pengobatan serta pengawasan kondisi kesehatan dapat terus termonitor secara berkesinambungan.






