Peristiwa dugaan keracunan massal yang menimpa ratusan siswa dan guru di Kota Semarang, Jawa Tengah, memicu langkah cepat dari Badan Gizi Nasional (BGN). Kejadian yang berlangsung setelah konsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG) pada akhir Juli 2026 ini membuat pemerintah menangguhkan pihak penyedia makanan. Selain memberikan sanksi pemberhentian sementara, BGN kini mempercepat digitalisasi pengawasan produksi makanan. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan konsumsi serta mencegah kelalaian dalam pelaksanaan program gizi di masa mendatang.








