Toyota New bZ4X Touring Battery EV membuktikan ketangguhannya di medan non-aspal dalam ajang Toyota Journalist Test Drive: Drive & Joy Beyond The Road 2026 di Sirkuit Goro Assalam, Solo, Selasa (15/9/2026). Kendaraan listrik berbasis baterai ini diuji langsung melintasi rintangan off-road, mulai dari permukaan pasir lepas hingga tanjakan dan turunan curam.
Karakter penjelajah New bZ4X Touring ditopang oleh rancang bangun bodi berdimensi panjang 4.830 mm, lebar 1.860 mm, dan tinggi 1.675 mm. Mobil ini memiliki ground clearance 216 mm serta overhang belakang yang dibuat 140 mm lebih panjang dibanding versi standar. Kemampuannya mengatasi kontur medan terjal turut ditunjang oleh angle of approach 17,3 derajat dan angle of departure 21,1 derajat.
Performa Penggerak AWD dan Fitur Adopsi Land Cruiser
Untuk menyalurkan tenaga di jalur berat, New bZ4X Touring mengandalkan sistem All Wheel Drive (AWD) yang ditenagai dua motor listrik pada as roda depan dan belakang. Masing-masing motor menghasilkan daya 167 kW dan torsi 268,6 Nm, yang menciptakan total output sistem sebesar 280 kW.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Sektor kendali traksi dilengkapi Offroad Capability Drive Mode yang mengadaptasi prinsip Multi Terrain Select dari lini SUV Toyota seperti Land Cruiser. Pengemudi dapat memilih dua mode berkendara sesuai kondisi permukaan jalan, yakni SNOW/DIRT dan DEEP SNOW/MUD.
Selain mode berkendara tersebut, tersemat fitur Grip Control yang mengadopsi konsep CRAWL milik Land Cruiser. Sistem ini secara otomatis mengatur distribusi akselerasi dan pengereman pada tiap roda dengan opsi kecepatan tetap 2, 4, 6, 8, atau 10 km/jam. Saat menghadapi jalur menurun yang curam, pengemudi juga dibantu oleh fitur Downhill Assist Control (DAC) untuk menjaga laju kendaraan tetap terkendali.
Jorindo Agung Siapkan Langkah Ekspansi ke Sektor Energi Hijau

Kapasitas Baterai dan Pengisian Daya
Sumber tenaga New bZ4X Touring berasal dari baterai lithium-ion berkapasitas 74,69 kWh. Toyota mengeklaim daya jelajah mobil ini mampu mencapai kisaran 487 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh.
Urusan pengisian daya didukung sistem DC charging berdaya maksimal 150 kW yang memerlukan waktu sekitar 28 menit. Sementara itu, proses pengisian ulang menggunakan instalasi AC 22 kW memakan waktu sekitar 3,5 jam.






