Operasi pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Galuga, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, melibatkan helikopter milik TNI Angkatan Udara dari Lanud Atang Sendjaja untuk melakukan water bombing, Selasa (8/9). Langkah pemadaman udara diambil guna menyiram titik-titik api di bagian belakang kawasan TPA yang tidak terjangkau oleh armada pemadam darat karena keterbatasan akses jalan.
Sebelum bantuan udara dikerahkan, petugas pemadam di darat harus menyambung selang pipa air hingga sepanjang 400 sampai 500 meter dari armada utama. Jarak yang sangat panjang tersebut menyebabkan tekanan air menyusut saat mencapai lokasi kobaran api di area pembuangan sampah lama.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Kronologi dan Penanganan di Lokasi
Kobaran api bermula dari lahan pertanian yang berbatasan langsung dengan area TPA Galuga pada Senin (7/9) sekitar pukul 16.00 WIB. Api sempat membesar pada tengah malam sebelum akhirnya berhasil dikendalikan sebagian besar pada Selasa dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Berdasarkan peninjauan di lapangan, api merambat ke zona pembuangan sampah lama yang sudah tidak aktif dan belum menyentuh timbunan sampah aktif. Petugas gabungan yang terdiri atas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, TNI, serta Polres Bogor langsung menggali parit pembatas untuk mencegah rembetan api ke zona aktif. Polres Bogor turut menurunkan kendaraan water cannon guna membantu suplai penyemprotan di darat.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Hingga saat ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa dalam insiden tersebut. Otoritas setempat masih mengukur total luas area yang terbakar menggunakan pesawat nirawak (drone), sementara investigasi penyebab awal kebakaran akan disimpulkan setelah seluruh titik api benar-benar padam.






