tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Trump Disebut Pertimbangkan Serang Bom Nuklir ke Iran

Wahyu SuryaniDiterbitkan 1 Sep 2026 - 00.24 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Disebut Pertimbangkan Serang Bom Nuklir ke Iran
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kekhawatiran global terhadap eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kian meningkat setelah mantan penasihat antiterorisme kepresidenan Amerika Serikat (AS), Joe Kent, menyebut Washington berpotensi menggunakan senjata nuklir terhadap Iran.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kent dalam wawancara di siaran podcast Tucker Carlson. Menurut analisisnya, apabila Washington bersikeras memaksa Iran menyerah tanpa syarat dan berupaya melengserkan kepemimpinannya, pilihan militer yang tersisa sangat terbatas: melancarkan invasi darat skala penuh atau melakukan serangan nuklir.

Kent menilai pengerahan pasukan darat ke Iran pada dasarnya tidak layak untuk direalisasikan mengingat luasnya wilayah geografis dan besarnya jumlah populasi negara tersebut. Atas dasar keterbatasan itu, ia berspekulasi bahwa pihak AS secara hipotetis dapat mempertimbangkan opsi serangan nuklir terbatas yang dikhususkan untuk menghancurkan fasilitas pengayaan uranium bawah tanah di kawasan pegunungan Iran.

Baca Juga

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Retorika keras dari pihak Washington sendiri sebelumnya telah mencuat sejak April lalu. Saat itu, Presiden AS Donald Trump melontarkan ancaman bahwa peradaban Iran akan hancur kecuali mereka menyetujui tuntutan AS, termasuk ancaman terhadap fasilitas infrastruktur sipil seperti jembatan dan pembangkit listrik.

Pergeseran Taktik dan Sanksi Ekonomi Baru

Isu opsi penggunaan senjata nuklir ini bergulir di tengah dinamika taktik militer AS baru-baru ini. Washington sempat menangguhkan gelombang serangan terhadap Iran menyusul kabar di media bahwa persediaan rudal pencegat serta amunisi presisi tinggi milik Pentagon telah menipis. Kendati demikian, Trump beserta sejumlah pejabat senior pemerintah AS secara terbuka membantah laporan mengenai kelangkaan persediaan amunisi tersebut.

Baca Juga

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Sebagai langkah lanjutan dalam menekan Teheran, Trump pekan lalu mengumumkan operasi ekonomi berskala luas yang diberi nama "Hari-H Ekonomi" (Economic D-Day).

Menindaklanjuti kebijakan tersebut, Menteri Keuangan AS Scott Bessent merilis rangkaian sanksi baru terhadap hampir 60 entitas, individu, dan kapal di berbagai yurisdiksi, termasuk 21 entitas yang berbasis di China. Bessent memperingatkan secara tegas bahwa entitas mana pun yang kedapatan memfasilitasi aktivitas pencucian uang untuk Iran akan langsung diputus aksesnya dari sistem keuangan dolar AS.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpIranAmerika Serikat

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap