Kondisi lalu lintas dan mobilitas di sekitar gedung DPR RI mengalami gangguan signifikan pada Kamis (27/9) malam menyusul aksi unjuk rasa yang berlanjut hingga selepas petang. Konsentrasi massa terpantau menyebar ke sejumlah titik penyangga, terutama di Jalan Pejompongan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, serta Jalan Palmerah Timur, Jakarta Barat.
Di Jalan Pejompongan arah Tanah Abang, massa yang berkumpul di badan jalan mengakibatkan kendaraan sama sekali tidak dapat melintas. Pergerakan massa meluas hingga ke area sekitar Stasiun Palmerah, gedung Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan gedung Kementerian Kehutanan. Di sekitar jembatan Slipi penghubung Jalan Gatot Soebroto, terdengar beberapa kali ledakan petasan saat aparat kepolisian bersiaga di lokasi. Insiden pembakaran juga dilaporkan terjadi, meliputi satu unit sepeda motor di sekitar area aksi serta sebuah pos polisi di bawah flyover Petamburan yang mengalami pecah kaca dan terbakar.
KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Imbas kerumunan massa yang mendekati jalur rel antara Stasiun Palmerah dan Stasiun Tanah Abang, operasional transportasi umum langsung disesuaikan. PT Kereta Commuter Indonesia memberlakukan rekayasa perjalanan untuk KRL relasi Rangkasbitung鈥揟anah Abang, di mana perjalanan dari arah Rangkasbitung hanya dioperasikan sampai Stasiun Palmerah sebelum kembali diberangkatkan ke stasiun asal. Selain moda kereta api, layanan TransJakarta koridor 9 turut dialihkan menyusul penutupan ruas Jalan Gatot Soebroto di depan kompleks parlemen, sementara akses tol dalam kota sempat mengalami penutupan sementara.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Rangkaian demonstrasi di kawasan parlemen sebelumnya diawali oleh aksi Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang membubarkan diri sekitar pukul 14.00 WIB setelah perwakilannya diterima oleh pimpinan DPR RI. Kelompok massa berikutnya berdatangan dan sebagian mulai bergerak mundur dari gerbang utama pada pukul 17.50 WIB. Kendati demikian, selepas pukul 18.00 WIB, sekelompok massa tanpa atribut organisasi tertentu masih bertahan memadati pagar gedung DPR di sepanjang Jalan Gatot Subroto.






