tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Kebijakan Publik

Wamendagri Dorong Sistem Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan

Wahyu SuryaniDiterbitkan 10 Sep 2026 - 01.46 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Wamendagri Dorong Sistem Ketahanan Bencana Dibangun Sejak Perencanaan
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mendorong integrasi sistem ketahanan bencana ke dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan hasil pembangunan di tengah tingginya kerentanan wilayah terhadap potensi bencana alam.

Pernyataan tersebut disampaikan Bima saat menghadiri agenda Forum for Sustainable Resilience yang mengusung tema Integrating Institutions for Sustainable Resilience di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Rabu (9/9).

Menurut Bima, Indonesia secara geografis merupakan negara yang rawan bencana, sehingga pengurangan risiko memerlukan partisipasi aktif seluruh lini pemerintahan dari tingkat pusat hingga daerah. Keberadaan instrumen kelembagaan seperti Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kementerian/lembaga, hingga jajaran pemerintah daerah dipandang sudah cukup memadai dari segi struktur.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Namun, tantangan terbesar saat ini bergeser pada integrasi tata kelola dan operasional sistem penanggulangan bencana, bukan lagi pembentukan lembaga baru. Bima menggarisbawahi bahwa sistem desentralisasi pemerintahan di Indonesia membawa dinamika dan komplikasi tersendiri yang menuntut sinkronisasi kebijakan antartingkat pemerintahan.

Penguatan Mitigasi dan Integrasi Data Kebencanaan

Bima menegaskan bahwa ketahanan wilayah tidak dapat terus-menerus bertumpu pada langkah penanganan darurat saat krisis terjadi. Seluruh ikhtiar mitigasi harus dirancang secara matang sebelum bencana melanda, dengan menempatkan alokasi anggaran mitigasi sebagai bentuk investasi perlindungan hasil pembangunan, bukan beban biaya tambahan.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Untuk mewujudkan hal tersebut, pengambilan keputusan dalam perencanaan pembangunan daerah didorong memanfaatkan basis data kebencanaan yang terpadu. Rujukan informasi tersebut mencakup:

  • Peta risiko bencana di setiap wilayah,
  • Informasi prakiraan cuaca terkini,
  • Keandalan sistem peringatan dini (early warning system), serta
  • Karakteristik dan kondisi riil wilayah setempat.

Keberhasilan penguatan sistem ketahanan bencana dinilai membutuhkan kerja sama lintas sektor. Selain peran pemerintah daerah, upaya mitigasi jangka panjang menuntut kolaborasi terpadu bersama masyarakat, pelaku usaha, kalangan akademisi, komunitas, hingga organisasi kemasyarakatan.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Mitigasi Bencana

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap