tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Waspada Modus Penipuan Tugas Like and Subscribe Berbayar yang Kuras Puluhan Juta Rupiah

Sri NugrohoDiterbitkan 24 Agu 2026 - 13.30 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Modus Penipuan Tugas Like and Subscribe Berbayar yang Kuras Puluhan Juta Rupiah
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kerugian hingga puluhan juta rupiah menimpa para pencari penghasilan tambahan di internet akibat skema manipulatif berbasis tugas sederhana. Modus yang dikenal sebagai task scam ini memanfaatkan tawaran kerja sampingan menekan tombol like dan subscribe kanal YouTube, namun berujung pada jebakan setoran uang bertingkat.

Dalam salah satu laporan kepolisian bernomor LP/B/3548/VI/2023/POLDA METRO JAYA, seorang karyawati berinisial CO (24) kehilangan total Rp48,8 juta setelah terjerat sistem komisi fiktif tersebut. Kasus serupa mencatat rentang kerugian korban mulai dari Rp3 juta hingga ratusan juta rupiah.

Tahapan Manipulasi Psikologis dalam Penipuan Tugas Berbayar

Penipuan bermula saat pelaku menghubungi calon korban melalui pesan instan WhatsApp secara acak. Dalam kasus CO, pelaku mengatasnamakan diri sebagai Kiara Anisa menggunakan nomor ponsel 089508509897 dan menawarkan komisi harian sebesar Rp500.000 hingga Rp1.400.000 hanya dengan menyukai video YouTube.

Baca Juga

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Setelah korban menunjukkan ketertarikan, komunikasi dialihkan ke aplikasi Telegram. Di tahap awal, pelaku menerapkan teknik manipulasi psikologis (grooming) secara bertahap:

  1. Tugas Pancingan Awal: Korban diminta menyelesaikan tugas dasar seperti menyukai video dan langsung menerima bayaran komisi kecil untuk membangun rasa percaya.
  2. Uji Coba Deposit Ringan: Pada tugas keempat, korban diarahkan memilih paket deposit. Korban yang mentransfer Rp200.000 menerima kembali dana beserta imbalan sebesar Rp260.000 secara utuh.
  3. Peningkatan Nilai Deposit: Memasuki tugas kedelapan, nominal setoran dinaikkan menjadi Rp2,3 juta dengan janji imbal hasil Rp3,1 juta.
  4. Grup Khusus dan Misi Bertingkat: Korban dimasukkan ke dalam grup Telegram yang lebih kecil dan diberi tugas melakukan check out barang di lokapasar (marketplace) dengan kewajiban setoran antara Rp5,5 juta hingga Rp44 juta.

Ketika korban kesulitan memenuhi setoran penuh pada misi terakhir bernilai Rp44 juta dan hanya mampu menyetor Rp25 juta, pelaku mengunci penarikan dana. Korban kemudian diwajibkan membayar biaya tambahan Rp44 juta dengan dalih pajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Tekanan ini bahkan membuat korban terpaksa meminjam uang melalui layanan pinjaman online (pinjol) sebelum menyadari dirinya telah tertipu.

Ciri Utama Task Scam dan Kendala Penelusuran Pelaku

Penyelidikan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya mengidentifikasi bahwa sindikat kejahatan ini beroperasi secara terorganisasi dengan menyamarkan jejak digital dan finansial mereka:

Baca Juga

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas
  • Praktik Jual Beli Rekening Bank: Dana hasil kejahatan dikirim ke rekening penampung milik pihak ketiga yang telah dibeli oleh pelaku dari pemilik aslinya.
  • Identitas Palsu: Nomor telepon yang digunakan untuk menjangkau target terdaftar atas nama orang lain, mempersulit pelacakan identitas langsung pelaku di lapangan.
  • Pencatutan Nama Regulator: Pelaku kerap menggunakan istilah resmi, seperti pajak Otoritas Jasa Keuangan (OJK), untuk menciptakan legitimasi palsu saat menahan uang korban.

Prinsip Keamanan Finansial Digital

Pekerjaan lepas atau freelance yang sah tidak pernah mensyaratkan calon pekerja untuk menyetorkan uang, melakukan deposit modal, atau melakukan top-up saldo agar bisa mencairkan upah kerja. Setiap penawaran kerja yang mewajibkan pembayaran di awal sebagai syarat pencairan komisi merupakan bentuk penipuan digital.

Apabila menerima tawaran kerja serupa dari nomor tidak dikenal melalui pesan instan, abaikan pesan tersebut dan hindari mentransfer dana ke rekening pribadi mana pun.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap