tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus File APK di WhatsApp Menjelang Libur Lebaran

Andi SompaDiterbitkan 19 Agu 2026 - 21.11 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Waspada Penipuan Modus File APK di WhatsApp Menjelang Libur Lebaran
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Menjelang periode libur Lebaran, aktivitas masyarakat dalam berkomunikasi secara digital serta melakukan transaksi keuangan diperkirakan akan mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Peningkatan intensitas komunikasi dan transaksi digital ini sayangnya juga dibarengi dengan potensi ancaman kejahatan siber yang semakin mengintai. Menanggapi situasi tersebut, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau seluruh masyarakat dan nasabahnya untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus penipuan digital. Salah satu ancaman utama yang perlu diwaspadai adalah penyebaran file dari sumber yang tidak dikenal, karena file tersebut berpotensi besar membahayakan keamanan rekening perbankan milik nasabah.

Modus penipuan ini sering kali dimulai dengan adanya pesan singkat melalui aplikasi WhatsApp dari oknum tidak bertanggung jawab yang mengaku berasal dari instansi tertentu. Untuk meyakinkan korbannya, pelaku biasanya menggunakan narasi yang dirancang sedemikian rupa agar terkesan resmi dan sangat penting. Pesan tersebut kemudian disertai dengan lampiran file berbahaya yang memiliki format .APK (Android Package Kit). Pada dasarnya, file APK atau Android Package Kit merupakan format file standar yang digunakan untuk mendistribusikan dan memasang aplikasi pada perangkat dengan sistem operasi Android. Namun, dalam kasus kejahatan siber ini, format tersebut disalahgunakan untuk menyusupkan program berbahaya ke gawai korban.

Baca Juga

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Duit di Rekening Terkuras Habis, Awas Modus Baru Maling M-Banking

Kejahatan siber dengan modus file APK ini terus berkembang dengan berbagai variasi yang semakin canggih untuk mengelabui masyarakat. Pelaku kejahatan memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat mengenai risiko bahaya dari menginstal aplikasi yang berasal dari sumber tidak resmi. Dokumen berbahaya yang dikirimkan sering kali dikemas seolah-olah merupakan informasi penting yang mendesak bagi penerimanya. Beberapa contoh dokumen samaran yang kerap digunakan oleh penipu antara lain adalah surat yang mengatasnamakan layanan perpajakan, resi pengiriman paket dari jasa ekspedisi, undangan digital, hingga dokumen-dokumen resmi lainnya yang sengaja dirancang untuk memicu rasa penasaran atau kepanikan korban.

Salah satu modus penipuan WhatsApp yang telah memakan banyak korban adalah pengiriman file APK yang diberi judul 'Surat Undangan Pernikahan Digital'. Dalam melancarkan aksinya, penipu mengirimkan file APK berukuran 6,6 MB tersebut secara acak ke banyak nomor WhatsApp sekaligus dengan harapan ada pengguna yang lengah dan mengunduhnya. Tidak hanya mengirimkan file, pelaku juga akan mendesak korban untuk segera membuka dan menginstal file tersebut di perangkat mereka. Modus operandi pengiriman secara acak ini menjadi taktik andalan pelaku kejahatan siber untuk menjaring sebanyak mungkin korban yang tidak menyadari bahaya di balik file tersebut.

Baca Juga

Modus Penipuan File APK Surat Undangan via WhatsApp dan Cara Mencegahnya

Modus Penipuan File APK Surat Undangan via WhatsApp dan Cara Mencegahnya

Apabila korban terpedaya dan mengunduh file APK berbahaya tersebut, konsekuensinya bisa sangat fatal bagi keamanan data pribadi dan finansial. File APK yang dipasang dari sumber tidak resmi ini dapat memberikan jalan bagi pelaku untuk mencuri data penting yang tersimpan di dalam perangkat korban. Tidak hanya pencurian data pribadi, pelaku kejahatan siber juga dapat mengakses informasi sensitif untuk mencuri uang yang ada di dalam rekening korban. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengenali ciri file APK penipuan ini guna melindungi diri dari ancaman siber terbaru. BRI mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Keamanan Digital

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

Layanan Publik

Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju Lembar

13 Agu 2026

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

Investasi

Pergerakan IHSG 12 Agustus 2026, Aksi Beli Bersih Asing Rp326 Miliar dan Daftar Saham Pilihan

12 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  3. 3Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026
  4. 4Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  5. 5Insiden Kebakaran KMP Putri Yasmin di Rute Penyeberangan Padangbai menuju LembarLayanan Publik 路 13 Agu 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap