tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

25 Kecamatan di Tangerang Berstatus Awas Kekeringan, 62.076 Jiwa Terdampak

Sri NugrohoDiterbitkan 16 Sep 2026 - 06.24 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
25 Kecamatan di Tangerang Berstatus Awas Kekeringan, 62.076 Jiwa Terdampak
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan status Awas Bencana Kekeringan untuk 25 kecamatan di wilayah Kabupaten Tangerang, Banten. Penetapan status tersebut diambil menyusul kondisi kemarau ekstrem yang melanda kawasan tersebut dan memicu krisis ketersediaan air bersih bagi warga.

Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menjelaskan bahwa status Awas Bencana Kekeringan diberlakukan pada wilayah yang berpotensi mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) selama lebih dari 60 hari berturut-turut dengan tingkat curah hujan yang sangat rendah.

Adapun 25 kecamatan yang masuk dalam status awas tersebut meliputi Balaraja, Cikupa, Cisauk, Curug, Gunung Kaler, Jambe, Jayanti, Kelapa Dua, Kresek, Kronjo, Kosambi, Legok, Mauk, Mekar Baru, Pagedangan, Pakuhaji, Panongan, Pasar Kemis, Rajeg, Sepatan Timur, Solear, Sukadiri, Sukamulya, Teluknaga, dan Tigaraksa.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Sebaran Dampak dan Kerawanan Wilayah

Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan pada periode Juli hingga September 2026, dampak kemarau ekstrem tersebut telah meluas ke 73 desa dan kelurahan yang tersebar di 25 kecamatan tersebut. Secara keseluruhan, bencana kekeringan ini berdampak langsung pada 62.076 jiwa dari total 23.430 kepala keluarga (KK).

Selain memicu keterbatasan pasokan air bersih, kondisi cuaca yang kering juga memicu insiden bencana lain. Wilayah Tigaraksa tercatat menjadi area dengan jumlah kejadian kebakaran tertinggi, meskipun kawasan tersebut sempat beberapa kali diguyur hujan dengan intensitas gerimis.

Penyaluran Bantuan Air Bersih

Guna meringankan dampak kekurangan air bagi masyarakat terdampak, BPBD Kabupaten Tangerang terus mengoptimalkan upaya penanganan darurat. Hingga saat ini, BPBD telah mendistribusikan air bersih sebanyak 330 kali pengiriman ke 178 titik lokasi kekeringan.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Upaya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat tersebut dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai pihak pendukung, mulai dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Palang Merah Indonesia (PMI), hingga kontribusi pihak swasta.

Kendati area terdampak kekeringan tergolong luas, Pemerintah Kabupaten Tangerang dan BPBD sampai saat ini belum menetapkan status siaga bencana kekeringan. Keputusan tersebut diambil lantaran krisis air bersih yang terjadi di lapangan dinilai masih dapat ditangani secara optimal oleh pemerintah daerah melalui skema distribusi pasokan air.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Krisis Air Bersih

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap