tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Ekonomi & Bisnis

Cara Memahami Posisi Diplomasi Bebas Aktif Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik Global

Retno PurwantoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 15.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami Posisi Diplomasi Bebas Aktif Indonesia di Tengah Dinamika Geopolitik Global
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Mengetahui arah kebijakan luar negeri dan posisi diplomasi negara sangat penting bagi para pengamat dan pelaku kegiatan ekonomi, terutama dalam mencermati perkembangan situasi internasional yang dapat memengaruhi kondisi dalam negeri. Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto baru-baru ini membagikan pandangannya mengenai peran strategis negara di kancah global dalam sebuah pertemuan penting bersama Kamar Dagang dan Industri atau Kadin. Pertemuan dengan para pemangku kepentingan ekonomi tersebut berlangsung di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat, tanggal 31 Juli. Dalam kesempatan tersebut, beliau memaparkan berbagai dinamika internasional dan bagaimana pemerintah memosisikan diri. Berikut adalah panduan mengenai cara memahami langkah diplomasi Indonesia di tengah kerawanan kondisi

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
geopolitik
dunia saat ini berdasarkan keterangan resmi tersebut.

Langkah pertama untuk memahami posisi diplomasi ini adalah dengan melihat peran aktif negara sebagai penengah konflik internasional. Saat melakukan kunjungan ke Seoul, Korea Selatan beberapa waktu lalu, Presiden Prabowo Subianto menerima permintaan khusus dari Presiden Korea Selatan, Lee Jae-Myung. Pemimpin Korea Selatan tersebut meminta tolong kepada Presiden Prabowo untuk menjadi penghubung dialog antara Seoul dengan Korea Utara. Secara spesifik, beliau diminta untuk melawat ke Korea Utara guna membukakan pintu komunikasi bagi kedua belah pihak. Menanggapi permintaan dari Presiden Lee Jae-Myung tersebut, Presiden Prabowo merasa terhormat dan secara tegas menyatakan kesiapannya untuk menjadi penghubung antara Seoul dengan Pyongyang.

Baca Juga

Proyeksi Perang Rusia-Ukraina dan Dampaknya pada Ketidakpastian Ekonomi Indonesia

Proyeksi Perang Rusia-Ukraina dan Dampaknya pada Ketidakpastian Ekonomi Indonesia

Langkah kedua adalah mengenali landasan utama yang membuat negara lain memberikan kepercayaan besar kepada Indonesia. Kesediaan untuk menjembatani komunikasi antara Korea Selatan dan Korea Utara tidak terlepas dari prinsip dasar negara. Presiden Prabowo Subianto menyatakan bahwa hal ini sangat berkaitan erat dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang secara konsisten menganut asas bebas dan aktif. Prinsip inilah yang membuat posisi negara dapat diterima oleh berbagai pihak di dunia tanpa menimbulkan kecurigaan. Dengan berpegang teguh pada asas bebas dan aktif, pemerintah dapat menjalankan peran diplomasi yang fleksibel namun tetap berpendirian kuat dalam menjaga perdamaian dunia.

Langkah ketiga, perhatikan bagaimana negara menjalin hubungan persahabatan dengan kekuatan-kekuatan besar dunia. Penerapan politik luar negeri yang bebas dan aktif memungkinkan Indonesia untuk bersahabat dengan berbagai negara yang mungkin memiliki pandangan berbeda satu sama lain. Presiden Prabowo memaparkan bahwa Indonesia bisa berkawan baik dengan Amerika Serikat, namun di saat yang bersamaan juga mampu menjalin hubungan yang baik dengan China serta Rusia. Kemampuan menjaga keseimbangan hubungan dengan Amerika Serikat, China, dan Rusia ini didasari oleh pandangan internasional terhadap niat baik negara. Indonesia selalu dianggap tidak punya kepentingan atau keinginan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara mana pun di dunia.

Baca Juga

Risiko Kerja Sampingan Ilegal, Pelajaran dari Kasus Penyelundupan Narkoba Kopilot di Bandara Soekarno-Hatta

Risiko Kerja Sampingan Ilegal, Pelajaran dari Kasus Penyelundupan Narkoba Kopilot di Bandara Soekarno-Hatta

Langkah keempat, sadari dan cermati peringatan pemerintah mengenai kerawanan situasi global saat ini. Dalam penjelasannya di hadapan para anggota Kadin di Istana Negara, Presiden Prabowo Subianto memberikan catatan khusus bahwa kondisi geopolitik dunia saat ini sangatlah rawan. Kerawanan ini dipicu oleh peperangan yang sedang terjadi di mana-mana pada berbagai wilayah. Beliau menegaskan bahwa peperangan yang meletus di satu bagian dari bumi pasti memiliki pengaruh yang sangat luas. Dampak yang luas dari konflik-konflik internasional tersebut pada akhirnya juga akan turut dirasakan oleh Indonesia, sehingga kewaspadaan dan pemahaman terhadap posisi diplomasi yang netral menjadi kunci utama dalam menghadapi ketidakpastian global.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEkonomi GlobalgeopolitikKorea SelatanKorea UtaraKadin

Berita Terbaru Lainnya

Tata Kelola Pagar Pembatas Pusat Perbelanjaan, Regulasi Keamanan dan Aksesibilitas RitelDaftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per LiterRegulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli LokasiPenerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen PadiAplikasi JakOne Mobile dan Strategi Transformasi Digital Bank JakartaRisiko Keselamatan Kerja Wasit Sepak Bola Lokal, Evaluasi Insiden Danlanud Cup 2026Cara Melindungi Remaja dari Eksploitasi Finansial dan Mengajarkan Aktivitas Ekonomi AmanProsedur Investigasi Digital Forensik dan Analisis CCTV pada Kasus Kematian Sutrimo

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap