tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Kepatuhan Hukum

Cara Memahami Prosedur Hukum Penggeledahan Kasus TPPU di Indonesia

Wulan WijayaDiterbitkan 2 Agu 2026 - 10.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Cara Memahami Prosedur Hukum Penggeledahan Kasus TPPU di Indonesia
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Dalam ekosistem ekonomi digital dan dunia usaha saat ini, pemahaman terhadap regulasi hukum serta penegakan kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) menjadi hal mutlak bagi para pelaku usaha. Pengetahuan ini sangat penting untuk mitigasi risiko kepatuhan dan memastikan kelancaran operasional bisnis. Salah satu cara terbaik untuk mempelajari dan memahami proses hukum ini adalah dengan mengamati langkah-langkah nyata yang dilakukan oleh aparat penegak hukum di lapangan. Sebagai studi kasus yang relevan, kita dapat melihat secara rinci langkah penanganan hukum yang dilakukan oleh Tim Penyidik atau yang juga dikenal sebagai Tim Sembilan dari Kejaksaan Agung

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
. Tim ini sedang mengusut kasus dugaan pencucian uang yang melibatkan mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus),
Febrie Adriansyah
.

Langkah pertama dalam memahami prosedur hukum penanganan TPPU adalah mengidentifikasi dasar hukum dimulainya sebuah penyidikan. Setiap tindakan penegakan hukum wajib memiliki landasan formal yang jelas agar sah di mata hukum. Dalam kasus dugaan pencucian uang dengan tersangka Febrie Adriansyah dan seorang pihak swasta bernama Nurman Herin, proses pengusutan secara resmi didasarkan pada sebuah surat perintah penyidikan. Surat perintah penyidikan (sprindik) baru untuk kasus ini bernomor Print-03/F.2/Fd.2/07/2026. Dokumen hukum tersebut dikeluarkan secara resmi pada tanggal 20 Juli 2026. Melalui penerbitan sprindik ini, tim penyidik Kejaksaan Agung memiliki wewenang yang sah untuk melakukan berbagai tindakan lanjutan di lapangan guna mengumpulkan bukti-bukti.

Langkah kedua yang perlu dicermati adalah pelaksanaan penggeledahan fisik dan penyitaan dokumen di lokasi yang terkait dengan tersangka. Proses ini harus selalu dilakukan sesuai dengan aturan waktu dan wilayah hukum yang berlaku agar tidak menyalahi prosedur. Pada kasus ini, Tim Sembilan Kejaksaan Agung melaksanakan penggeledahan di salah satu rumah milik tersangka Febrie Adriansyah. Rumah yang digeledah tersebut berlokasi di Jl. Radio I No.15, Kelurahan Kramat Pela, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tindakan penggeledahan ini dilakukan pada hari Jumat malam, tanggal 31 Juli, dengan rentang waktu pelaksanaan mulai pukul 18.30 sampai dengan 21.30 WIB. Dari aktivitas penggeledahan tersebut, Tim Penyidik menyita berbagai dokumen penting yang berkaitan erat dengan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga

Manajemen Risiko Bisnis Wahana Hiburan Temporer Berkaca dari Insiden Tulungagung

Manajemen Risiko Bisnis Wahana Hiburan Temporer Berkaca dari Insiden Tulungagung

Langkah ketiga dalam rangkaian prosedur ini adalah mengikuti proses hukum pasca-penggeledahan, khususnya yang berkaitan dengan legalitas barang bukti yang telah disita oleh aparat. Penyidik penegak hukum tidak bisa secara sepihak menyimpan barang sitaan tanpa adanya penetapan resmi dari pihak pengadilan. Oleh karena itu, setelah melakukan penyitaan dokumen-dokumen dalam penggeledahan di rumah kawasan Jakarta Selatan tersebut, Tim Penyidik Kejaksaan Agung berkewajiban untuk segera mengajukan permohonan persetujuan penyitaan. Permohonan ini ditujukan kepada Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi. Langkah administratif dan legal ini sangat penting untuk memastikan bahwa seluruh dokumen dan barang bukti yang diperoleh sah secara hukum dan dapat digunakan di persidangan.

Langkah keempat adalah memantau proses pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi yang diperlukan untuk memperkuat konstruksi kasus pencucian uang tersebut. Kehadiran saksi sangat vital untuk memberikan keterangan tambahan mengenai aliran dana atau keterlibatan pihak-pihak lain dalam skema TPPU. Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, telah memberikan konfirmasi mengenai perkembangan pemanggilan saksi dalam kasus ini. Diketahui bahwa Kejaksaan Agung sejatinya memanggil tujuh orang saksi untuk dimintai keterangan pada hari Jumat, 31 Juli. Namun, dari total tujuh orang yang dipanggil oleh tim penyidik, hanya terdapat dua orang saksi dari pihak swasta yang hadir memenuhi panggilan, yaitu saksi yang berinisial AS dan H.

Baca Juga

Prosedur Hukum dan Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kasus Tersangka FA

Prosedur Hukum dan Penyidikan Tindak Pidana Pencucian Uang dalam Kasus Tersangka FA

Dengan memahami tahapan-tahapan penegakan hukum ini, mulai dari penerbitan sprindik pada tanggal 20 Juli 2026, pelaksanaan penggeledahan fisik dan penyitaan dokumen, pengajuan persetujuan penyitaan ke Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, hingga pemanggilan saksi-saksi kunci, para pelaku ekonomi digital dapat lebih peka terhadap prosedur hukum formal di Indonesia. Mempelajari studi kasus nyata seperti penanganan perkara TPPU oleh Kejaksaan Agung ini sangat membantu kita dalam melihat bagaimana mekanisme penegakan hukum keuangan dijalankan secara sistematis dan sesuai dengan aturan yang berlaku.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kejaksaan AgungTPPUFebrie AdriansyahPencucian UangKepatuhan Hukum

Berita Terbaru Lainnya

Tindakan Tegas Menanti Oknum Dishub Kota Bekasi Terkait Dugaan Pungli Sopir TrukLangkah Mitigasi Risiko Kebakaran dan Manajemen Tanggap Darurat untuk Kelangsungan BisnisPanduan Operasional Logistik dan Transportasi Saat Zikir Kebangsaan di MonasKinerja Finansial Harita Nickel Semester I 2026 dan Faktor PendorongnyaCara Menghemat Pengeluaran Transportasi dengan Penyesuaian Harga BBM Nonsubsidi per 1 Agustus 2026Peluang Bisnis Energi, Bahlil Ajak Pengusaha Nasional Garap Proyek PLTS 100 GigawattKebijakan Pagar Tinggi di Pusat Perbelanjaan, Pandangan Apindo Mengenai Keamanan InternalManajemen Risiko Bisnis Wahana Hiburan Temporer Berkaca dari Insiden Tulungagung

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

Profesi & Regulasi

Fakta Seputar Laporan KWP Terhadap Deddy Sitorus ke MKD

31 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  3. 3Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
  4. 4Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  5. 5Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap