tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/BANTUAN SOSIAL

DPR Minta Data Desil Diperbaiki agar Penyaluran Bansos Tepat Sasaran

Fitri LimbongDiterbitkan 27 Agu 2026 - 22.39 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DPR Minta Data Desil Diperbaiki agar Penyaluran Bansos Tepat Sasaran
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Giri Ramanda Nazaputra Kiemas, menyoroti penentuan desil masyarakat yang menjadi acuan utama dalam penyaluran berbagai program bantuan sosial (bansos) pemerintah. Ia meminta pemerintah memastikan warga berpenghasilan rendah tidak kehilangan hak untuk menerima bantuan akibat terjadinya kesalahan dalam pengelompokan data.

Menurut Giri, ketepatan data desil bukan sekadar persoalan administratif, melainkan berpengaruh langsung terhadap akses masyarakat terhadap bantuan sosial. Kelompok masyarakat dengan pendapatan terbawah dinilai masih banyak yang bergantung pada bantuan pemerintah guna menyambung kebutuhan hidup.

Kasus Ketidaksesuaian Data dan Kebutuhan Transparansi

Persoalan ketidaktepatan data di lapangan menjadi perhatian serius setelah ditemukannya kasus anomali pengelompokan ekonomi warga. Giri mencontohkan kasus seorang penarik becak yang justru tercatat masuk ke dalam desil 9, yang menunjukkan data tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya di lapangan. Kasus ini menjadi gambaran nyata perlunya verifikasi serta pengecekan ulang data masyarakat secara menyeluruh.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Guna menghindari kesalahan serupa, Giri meminta pemerintah membuka kriteria dan variabel yang digunakan dalam menetapkan posisi desil setiap warga. Keterbukaan tolok ukur tersebut dinilai penting agar masyarakat mengetahui dasar penetapan desil mereka sekaligus mencegah bantuan sosial salah sasaran.

Pelibatan Pemerintah Daerah dan Pembaruan Berkala

Dalam proses validasi, pemerintah pusat diminta melibatkan pemerintah daerah untuk melakukan verifikasi data administratif desil di lapangan. Pemerintah daerah memiliki keunggulan akses yang lebih dekat dengan kondisi masyarakat, sehingga dapat membantu mencocokkan data administratif dengan keadaan riil di lapangan.

Baca Juga

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Selain itu, data penentuan desil dinilai perlu diperbarui secara berkala untuk mengikuti dinamika perubahan kondisi ekonomi masyarakat. Pasalnya, kondisi seseorang dapat berubah dalam waktu singkat, seperti akibat kehilangan pekerjaan atau mengalami perubahan sumber pendapatan. Giri menegaskan bahwa langkah verifikasi, sinkronisasi, dan pelibatan pemerintah daerah hingga ke unsur yang paling rendah harus dilakukan melalui mekanisme check and recheck yang terstruktur dan terukur.

Sumber: Republika

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Komisi II DPR

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap