tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Waspada Penipuan

Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M

Andi SompaDiterbitkan 27 Agu 2026 - 00.42 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ini Video TV Iran yang Ancam Bunuh Putra Trump Baron-Imbalan Rp 177 M
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Sebuah siaran televisi pemerintah Iran, Iran International Broadcasting (IRIB), memicu perhatian intelijen internasional setelah menayangkan program provokatif yang secara langsung menyasar putra bungsu Presiden Amerika Serikat Donald Trump, Barron Trump. Tayangan tersebut menawarkan imbalan sebesar US$10 juta atau sekitar Rp177 miliar bagi pihak yang berhasil melacak keberadaan pemuda berusia 20 tahun tersebut.

Segmen siaran berdurasi sekitar tiga menit itu tayang awal pekan ini dengan judul provokatif "Where to kill Barron Trump?!". Dalam laporannya, IRIB menyajikan grafis dramatis yang merinci dugaan pengawasan lapangan, pemantauan aktivitas daring, hingga lingkaran orang-orang di sekitar Barron. Video tersebut secara eksplisit memetakan relasi sosial Barron serta menguraikan skema untuk menembus lapisan pengamanan ketat dari Secret Service.

Berdasarkan laporan CNN International, video ini menandai siaran pertama yang secara khusus dan langsung menargetkan Barron Trump. Sebelumnya, materi ancaman serupa dari saluran Iran pernah diarahkan kepada Ibu Negara AS, Melania Trump. Kendati demikian, media independen Iran International menyatakan belum dapat memverifikasi secara independen kebenaran klaim-klaim operasional maupun tingkat akurasi intelijen yang ditampilkan dalam tayangan IRIB tersebut.

Baca Juga

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Respons Secret Service dan Dinamika Ancaman AS-Iran

Dinas Rahasia AS (Secret Service) segera merespons peredaran video tersebut. Juru bicara Secret Service, Nate Herring, menyatakan pihaknya telah mengetahui keberadaan rekaman tersebut dan menegaskan bahwa seluruh indikasi ancaman terhadap individu dalam perlindungan agensi akan ditelusuri secara mendalam.

"Secret Service mengetahui video tersebut dan menyelidiki segala sesuatu yang dapat dianggap sebagai ancaman terhadap orang-orang yang kami lindungi," ujar Herring kepada CNN International. Ia menolak memberikan rincian lebih lanjut mengenai langkah taktis yang diambil dengan alasan kerahasiaan operasional intelijen perlindungan.

Baca Juga

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Ketegangan keamanan ini memiliki latar belakang panjang. Sejak 2020, jaksa penuntut AS secara konsisten menuduh Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) merancang rencana pembunuhan terhadap Donald Trump dan sejumlah mantan pejabat senior AS. Plot tersebut dikaitkan sebagai pembalasan atas tewasnya komandan Pasukan Quds IRGC, Qasem Soleimani, dalam operasi militer AS pada 2020.

Tuduhan ancaman terus berlanjut hingga beberapa waktu terakhir. Pada 2024, otoritas AS menduga Teheran menugaskan seorang agen untuk menyusun rencana serangan terhadap Donald Trump. Risiko keamanan ini sebelumnya berdampak langsung pada pengawalan presiden, termasuk insiden usai KTT NATO di Turki pada Juli lalu, ketika Trump harus meninggalkan lokasi menggunakan pesawat militer alternatif demi menghindari potensi ancaman keselamatan.

Sumber: CNBC Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald Trump

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap