tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Jaga Ketahanan Pangan, Luthfi Perketat Perlindungan Sawah di Jateng

Andi SompaDiterbitkan 16 Sep 2026 - 05.22 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jaga Ketahanan Pangan, Luthfi Perketat Perlindungan Sawah di Jateng
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperketat perlindungan lahan pertanian guna mengamankan produktivitas beras dan menjaga ketahanan pangan daerah. Langkah ini ditegaskan melalui komitmen mempertahankan status Lahan Sawah Dilindungi (LSD) serta percepatan penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi II DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, pada Selasa (15/9). Forum tersebut turut dihadiri Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Ossy Darmawan, para gubernur se-Indonesia, serta bupati dan wali kota yang bergabung secara daring.

Jawa Tengah tercatat memiliki bentang lahan pertanian sekitar 1,5 juta hektare. Dari luasan tersebut, capaian produksi gabah kering giling (GKG) pada 2025 berhasil menembus hampir 11 juta ton, atau menyumbang 15,6 persen terhadap total pasokan gabah kering nasional. Sementara itu, untuk tahun 2026, Jawa Tengah mematok target produksi padi sebesar 10,5 juta ton hingga pengujung tahun.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Dorong Insentif dan Kepastian Sertifikasi Lahan

Realisasi penetapan LP2B di Jawa Tengah saat ini telah melampaui batas target minimum 87 persen yang ditentukan oleh Kementerian ATR/BPN. Wakil Menteri ATR/BPN Ossy Darmawan mengonfirmasi bahwa target 87 persen tersebut telah berhasil dipenuhi Jawa Tengah sejak Juli 2026.

Atas pencapaian tersebut, Luthfi mengusulkan kepada pemerintah pusat agar kabupaten dan kota yang sukses memenuhi target LP2B memperoleh insentif khusus. Selain itu, percepatan sertifikasi LP2B dinilai sangat mendesak demi memberikan kejelasan tata ruang antara area konservasi pangan dan zona pengembangan ekonomi.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Kejelasan status lahan dinilai krusial agar pemerintah daerah dapat memilah kawasan yang benar-benar tidak boleh dialihfungsikan serta area yang dapat dialokasikan bagi masuknya investasi. Saat ini, Jawa Tengah telah menyiapkan 12 kawasan industri sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru, disertai usulan pendelegasian wewenang perizinan berbasis risiko dari pemerintah pusat ke tingkat provinsi.

Menanggapi dinamika tata ruang tersebut, Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda menegaskan bahwa target LSD dan LP2B perlu dipetakan secara menyeluruh dengan mempertimbangkan kondisi riil tiap daerah, seperti Kota Surakarta yang sudah tidak lagi memiliki ketersediaan lahan pertanian.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa TengahKetahanan Pangan

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap