tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi

Ketua Banggar DPR Soroti Target Indikator Makro dalam RUU APBN 2027

Retno PurwantoDiterbitkan 27 Agu 2026 - 15.03 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ketua Banggar DPR Soroti Target Indikator Makro dalam RUU APBN 2027
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah menyampaikan sejumlah catatan kritis mengenai asumsi indikator makro ekonomi serta postur fiskal yang diajukan pemerintah dalam Rancangan Undang-Undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RUU APBN) 2027.

Dalam dokumen Nota Keuangan RAPBN 2027, pemerintah mematok target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 6 persen. Bersamaan dengan target pertumbuhan tersebut, beberapa sasaran pembangunan sosial dan ketenagakerjaan turut menjadi perhatian Banggar DPR karena dinilai perlu diselaraskan dengan kondisi riil di lapangan.

Perbandingan Target Sosial dan Ketenagakerjaan

Salah satu indikator yang disorot adalah target rasio gini yang dipatok pada rentang 0,362 hingga 0,367. Posisi rasio gini saat ini tercatat berada di level 0,368.

Di sektor ketenagakerjaan, Nota Keuangan RAPBN 2027 memuat target tingkat pengangguran terbuka di kisaran 4,30 persen hingga 4,87 persen. Rentang sasaran tersebut beririsan dengan data rujukan Badan Pusat Statistik (BPS) yang mencatat tingkat pengangguran berada di posisi 4,68 persen.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Catatan lain tertuju pada usulan target proporsi tenaga kerja formal sebesar 40,8 persen. Angka usulan ini berada sedikit di bawah capaian realisasi sebelumnya yang sempat menyentuh level 40,83 persen.

Untuk asumsi nilai tukar, DPR menilai titik tengah pergerakan rupiah sebesar Rp17.500 per dolar AS masih berada pada rentang yang realistis. Pada saat yang sama, Data Terpadu Sektor Energi Nasional (DTSEN) diposisikan sebagai rujukan utama dalam perumusan berbagai arah kebijakan pemerintah ke depan.

Rekor Belanja Negara dan Pengendalian Defisit

Postur belanja negara dalam RAPBN 2027 dirancang menembus Rp4.097,2 triliun. Alokasi ini mencatatkan rekor baru sebagai belanja negara pertama dalam sejarah APBN Indonesia yang melampaui ambang batas Rp4.000 triliun.

Baca Juga

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Guna menopang kebutuhan belanja tersebut, target penerimaan perpajakan didorong meningkat. Usulan penerimaan Pajak Penghasilan (PPh) naik sebesar Rp64,8 triliun, sementara pos Pajak Pertambahan Nilai (PPN) ditargetkan mengalami kenaikan Rp132,8 triliun.

Sebaliknya, pos Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) diproyeksikan mengalami penurunan menjadi Rp517,4 triliun pada 2027. Angka tersebut lebih rendah dibandingkan perkiraan realisasi PNBP tahun 2026 yang diperkirakan mencapai Rp575 triliun.

Dari sisi keseimbangan fiskal, potensi defisit APBN 2026 diperkirakan mencapai 2,85 persen, naik dari realisasi tahun sebelumnya sebesar 2,81 persen. DPR menekankan agar pemerintah dapat mengendalikan ritme belanja dan menjaga defisit fiskal 2027 tetap berada di level 2,4 persen.

Sumber: CNN Indonesia

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Fiskal

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap