tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Nasional

Klarifikasi Resmi Kementerian PU Mengenai Kondisi Alur Sungai Barito Saat Musim Kemarau

Andi SompaDiterbitkan 23 Agu 2026 - 07.14 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Klarifikasi Resmi Kementerian PU Mengenai Kondisi Alur Sungai Barito Saat Musim Kemarau
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Kondisi hidrologi Sungai Barito di wilayah Kalimantan Tengah sempat memicu perhatian luas di tengah masyarakat menyusul beredarnya rekaman video di media sosial yang memperlihatkan keberadaan hamparan pasir di badan sungai. Menanggapi perbincangan publik mengenai situasi tersebut, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan penjelasan resmi untuk meluruskan persepsi yang berkembang. Kementerian PU menegaskan bahwa Sungai Barito tidak mengalami kekeringan secara keseluruhan sebagaimana anggapan yang sempat viral.

Penjelasan resmi dari pihak pemerintah ini menjadi penegasan penting guna menjawab kekhawatiran terkait aksesibilitas dan keberlangsungan fungsi perairan sungai besar tersebut. Dari hasil pemantauan teknis yang dilakukan langsung oleh instansi terkait di lapangan, alur perairan Sungai Barito dipastikan masih memiliki aliran air yang memadai dan tetap dapat difungsikan oleh berbagai moda transportasi air yang beroperasi di kawasan tersebut.

Klarifikasi Menteri PU Terkait Isu Kekeringan Sungai Barito

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan secara langsung bahwa perairan Sungai Barito tidak mengalami kekeringan secara keseluruhan. Penegasan ini disampaikan untuk merespons kesimpangsiuran informasi yang berkembang di ruang publik pascamunculnya visual dasar sungai yang mengering di beberapa titik.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari hasil pemantauan teknis di lapangan, alur utama Sungai Barito tercatat masih memiliki aliran air aktif. Alur utama perairan tersebut diperkirakan masih memiliki bentang lebar sekitar 100 meter, sehingga kapasitas aliran airnya tetap mencukupi untuk mendukung aktivitas transportasi.

Dengan keberadaan alur utama berair selebar kisaran 100 meter tersebut, perairan Sungai Barito tetap dapat dilalui oleh kapal maupun perahu yang menjalankan aktivitas navigasi. Penegasan dari Menteri PU Dody Hanggodo ini sekaligus membantah anggapan bahwa Sungai Barito telah mengalami kekeringan total yang menutup akses perlintasan sarana transportasi sungai.

Kementerian PU memandang penting adanya pelurusan informasi ini agar masyarakat luas, khususnya pelaku transportasi air dan warga yang memanfaatkan aliran sungai, memperoleh kejelasan situasi faktual mengenai kondisi navigasi perairan di Sungai Barito.

Viral Rekaman Video Hamparan Pasir di Wilayah Kalahien

Perbincangan publik mengenai kekeringan di Sungai Barito berawal dari penyebaran sebuah rekaman video di platform media sosial. Video tersebut menjadi viral karena menampilkan bentangan hamparan pasir yang berada di bagian tengah badan sungai, yang kemudian diasumsikan secara luas sebagai tanda bahwa sungai telah mengering.

Lokasi penampakan hamparan pasir yang terekam dalam video tersebut teridentifikasi berada di sekitar wilayah Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, Provinsi Kalimantan Tengah. Penampakan visual bentang pasir di area Kalahien tersebut sontak menarik perhatian warganet serta masyarakat yang mengamati perkembangan perairan di wilayah Barito Selatan.

Kondisi hamparan pasir di bagian tengah sungai yang terekam dalam video viral itu sempat menimbulkan spekulasi seputar terganggunya arus transportasi sungai. Mengingat Sungai Barito merupakan jalur perairan vital di Kalimantan Tengah, beredarnya video tersebut segera memicu langkah verifikasi lapangan oleh otoritas teknis terkait.

Untuk memastikan fakta sebenarnya di balik rekaman visual yang beredar di wilayah Kalahien, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan tersebut, Kementerian PU melalui unit pelaksana teknisnya segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna memverifikasi kondisi hidrologi yang riil.

Penjelasan BWS Kalimantan III Mengenai Sudut Pandang Jembatan Kalahien

Menanggapi kehebohan video viral tersebut, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III Sandi Eriyanto memberikan penjelasan teknis mengenai konteks rekaman yang beredar. Sandi Eriyanto menerangkan bahwa penyusutan debit air memang terjadi di Sungai Barito sebagai dampak langsung dari berlangsungnya periode musim kemarau.

Namun demikian, Sandi Eriyanto menjelaskan bahwa hamparan pasir yang terlihat mencolok dalam rekaman video tersebut sebenarnya merupakan bagian badan sungai yang tidak teraliri air akibat penurunan tinggi muka air. Ketika elevasi air surut selama kemarau, area dasar sungai yang lebih dangkal muncul ke permukaan dan membentuk bentang pasir yang terlihat kering.

Baca Juga

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

KPK Dalami Nusron Wahid di Kasus Summarecon, Presiden Tak Ikut Campur

Lebih lanjut, Kepala BWS Kalimantan III Sandi Eriyanto mengidentifikasi bahwa posisi pengambilan dokumentasi video yang beredar di media sosial tersebut berada di atas Jembatan Kalahien. Lokasi pengambilan gambar dari atas Jembatan Kalahien ini memegang peranan penting terhadap kesan visual yang ditimbulkan dalam video.

Menurut penjelasan Sandi Eriyanto, dari sudut pengambilan gambar di atas Jembatan Kalahien, hamparan gosong atau pasir yang cukup luas tampak sangat dominan. Sudut pandang kamera tersebut pada akhirnya menimbulkan kesan visual seolah-olah seluruh bentang badan Sungai Barito telah mengalami kekeringan total, padahal aliran air di alur utama tetap mengalir di bagian penampang sungai lainnya.

Kondisi Alur Utama dan Kelayakan Jalur Navigasi Transportasi Sungai

BWS Kalimantan III memastikan bahwa ketika pemantauan langsung dilakukan di lapangan, kenyataan yang ditemukan menunjukkan bahwa alur utama Sungai Barito masih tetap dialiri air. Alur utama tersebut tidak mengalami kekeringan dan tetap aktif berfungsi sebagai koridor transportasi sungai.

Keberadaan aliran air di alur utama dengan lebar perkiraan sekitar 100 meter memberikan ruang gerak yang cukup aman bagi pergerakan sarana transportasi perairan. Kapal maupun perahu yang sehari-hari beraktivitas di Sungai Barito tetap dapat melintas dan menjalankan fungsinya sebagai sarana mobilitas.

Fakta bahwa alur utama sungai masih berair dan dapat dilayari membuktikan bahwa keberadaan hamparan pasir di beberapa titik tidak menghentikan operasional navigasi secara menyeluruh. Aktivitas kapal dan perahu dapat terus berjalan dengan memanfaatkan jalur alur utama yang memiliki kedalaman serta lebar aliran air yang memadai.

Penegasan mengenai berfungsinya alur utama ini disampaikan BWS Kalimantan III untuk memberikan kepastian faktual bagi publik bahwa jalur pelayaran Sungai Barito di wilayah Kalimantan Tengah tetap terbuka dan dapat dilalui oleh armada kapal maupun perahu secara aman.

Dinamika Musim Kemarau Terhadap Penurunan Muka dan Debit Air

Hasil pemantauan langsung yang dilakukan oleh jajaran Kementerian PU di lapangan mengonfirmasi bahwa saat ini memang terjadi penurunan tinggi muka air dan penyusutan debit air di Sungai Barito. Kondisi hidrologi tersebut merupakan fenomena alamiah yang terjadi akibat berlangsungnya musim kemarau di wilayah Kalimantan Tengah.

Sebagai akibat dari menurunnya volume aliran dan muka air sungai selama musim kemarau, pada sejumlah bagian Sungai Barito mulai tampak kemunculan gosong atau hamparan pasir yang cukup luas. Gosong pasir ini merupakan bentukan sedimentasi di dasar sungai yang tampak nyata ketika volume air permukaan mengalami penyusutan.

Kepala BWS Kalimantan III Sandi Eriyanto membenarkan bahwa penurunan debit air Sungai Barito merupakan dampak dari musim kemarau yang sedang berjalan. Hamparan pasir yang terlihat di perairan merupakan bagian penampang sungai yang sementara waktu tidak teraliri air karena surutnya permukaan air sungai.

Kendati penurunan muka air dan kemunculan gosong pasir terjadi di sejumlah titik di sepanjang perairan, Kementerian PU menggarisbawahi bahwa kondisi tersebut tidak berarti badan Sungai Barito mengering secara keseluruhan, karena alur utama perairan tetap memiliki kontinuitas aliran air yang memadai.

Pemantauan Berkelanjutan di Wilayah Sungai Barito

Dalam rangka mengantisipasi dampak hidrologi selama musim kemarau, Kementerian PU melalui BWS Kalimantan III terus melaksanakan pemantauan intensif di lapangan. Pemantauan ini difokuskan pada pengawasan kondisi tinggi muka air dan stabilitas alur sungai di Wilayah Sungai (WS) Barito.

Baca Juga

Pujian Prabowo ke Pramono Meski Tak Separtai Mengemuka di Peresmian LRT

Pujian Prabowo ke Pramono Meski Tak Separtai Mengemuka di Peresmian LRT

Kegiatan pemantauan yang dilakukan oleh BWS Kalimantan III di Wilayah Sungai (WS) Barito berlangsung secara berkesinambungan, khususnya sepanjang periode musim kemarau. Langkah ini bertujuan untuk memantau fluktuasi debit air secara berkala serta memastikan dinamika morfologi sungai dapat diketahui secara akurat.

Melalui pengawasan langsung yang konsisten terhadap kondisi muka air dan alur sungai, Kementerian PU dan BWS Kalimantan III dapat memastikan perkembangan kondisi navigasi serta memetakan titik-titik kemunculan gosong pasir di Wilayah Sungai (WS) Barito.

Upaya pemantauan lapangan yang terus berjalan ini menjadi landasan bagi Kementerian PU dalam memelihara fungsi perairan Sungai Barito agar tetap dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta menjaga kelancaran alur pelayaran kapal dan perahu di Kalimantan Tengah.

Komitmen Pemenuhan Kebutuhan Dasar dan Solusi Ketahanan Jangka Panjang

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menegaskan komitmen pemerintah dalam merespons tantangan kekeringan di berbagai wilayah. Dody Hanggodo menyatakan bahwa air merupakan pondasi penting bagi kehidupan dan pembangunan yang harus selalu dijamin keberlanjutannya.

"Air merupakan pondasi penting bagi kehidupan dan pembangunan. Karena itu, ketika terjadi kekeringan, pemerintah harus bergerak cepat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, sekaligus menyiapkan solusi jangka panjang agar masyarakat lebih tangguh menghadapi kekeringan," kata Dody Hanggodo dalam keterangan tertulis resminya pada hari Sabtu, 22 Agustus 2026.

Pernyataan Menteri PU Dody Hanggodo tersebut menekankan dua fokus utama respons pemerintah dalam menghadapi kemarau. Pertama, pemerintah dituntut untuk bergerak cepat dalam menjamin pemenuhan kebutuhan dasar air masyarakat ketika fenomena kekeringan melanda suatu kawasan.

Fokus kedua yang ditekankan oleh Dody Hanggodo adalah penyiapan langkah dan solusi jangka panjang. Kementerian PU memandang penting keberadaan strategi berkelanjutan agar masyarakat di seluruh daerah memiliki kapasitas yang lebih tangguh dan berdaya tahan saat menghadapi periode kekeringan di masa-masa yang akan datang.

Imbauan Kementerian PU Terhadap Penilaian Informasi Secara Menyeluruh

Menyikapi beredarnya dokumentasi visual yang memicu kesalahpahaman di media sosial, Kementerian PU mengeluarkan imbauan kepada seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat diminta untuk menyikapi dan melihat informasi mengenai kondisi Sungai Barito secara menyeluruh dan komprehensif.

Kementerian PU mengingatkan agar masyarakat tidak hanya berpatokan pada dokumentasi yang diambil dari satu sudut pengambilan gambar saja, seperti rekaman dari atas Jembatan Kalahien yang menampilkan hamparan pasir tanpa memperlihatkan alur utama yang masih mengalir.

Pengambilan gambar dari satu sudut pandang tertentu terbukti dapat menghasilkan persepsi yang keliru mengenai kondisi sungai secara keseluruhan. Hal ini berpotensi menimbulkan kesan seolah-olah badan sungai telah mengalami kekeringan total, padahal bagian alur utama sungai tetap dialiri air.

Dengan adanya klarifikasi resmi dari Menteri PU Dody Hanggodo serta penjelasan teknis dari Kepala BWS Kalimantan III Sandi Eriyanto pada Sabtu, 22 Agustus 2026, masyarakat diharapkan memperoleh pemahaman yang utuh dan akurat. Sungai Barito dipastikan tetap memiliki alur utama berair dengan lebar sekitar 100 meter yang dapat dilalui oleh kapal maupun perahu selama musim kemarau di Kalimantan Tengah.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PUDody Hanggodo

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap