Perkembangan teknologi digital yang pesat telah mengubah lanskap kehidupan masyarakat secara fundamental, termasuk memengaruhi cara generasi muda belajar, berkomunikasi, dan berinteraksi. Pada era modern ini, dunia digital bukan lagi sekadar alat bantu operasional, melainkan telah bertransformasi menjadi lingkungan kedua bagi anak-anak untuk bersosialisasi setelah lingkungan keluarga dan sekolah. Merespons pergeseran kebiasaan ini, Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, secara proaktif meminta para pendidik, baik jajaran guru di sekolah maupun orang tua di rumah, untuk bersama-sama melindungi anak dari bahaya internet melalui serangkaian kegiatan edukasi. Langkah strategis ini dinilai sangat penting sebagai upaya meningkatkan kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya keamanan siber bagi generasi mendatang.
Pernyataan tersebut ditekankan oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak








