Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) secara resmi membuka peluang strategis bagi para pelaku usaha domestik di sektor infrastruktur energi. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memiliki rencana besar untuk merangkul pengusaha nasional agar ikut serta dalam proyek pengembangan pembangkit listrik berbasis panel surya atau pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Kapasitas total dari proyek pengembangan infrastruktur hijau ini ditargetkan mencapai angka yang sangat masif, yakni 100 gigawatt (GW). Bagi sektor ekonomi dan dunia usaha, inisiatif berskala raksasa ini bukan sekadar proyek pembangunan fisik, melainkan sebuah peluang bisnis jangka panjang yang dapat menggerakkan roda perekonomian nasional di bidang energi.
Rencana pelibatan sektor swasta dalam proyek infrastruktur energi ini diungkapkan secara langsung oleh Bahlil Lahadalia dalam sebuah agenda penting tingkat tinggi. Dalam kesempatan tersebut, Bahlil mendampingi Presiden








