tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Digital Economy

Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro oleh PNM melalui Program Mekaar

Lidya RumbayanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 15.47 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemberdayaan Pengusaha Ultra Mikro oleh PNM melalui Program Mekaar
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Program pemberdayaan ekonomi masyarakat bagi pelaku usaha ultra mikro terus diperkuat di Indonesia. Salah satu pilar utamanya dijalankan oleh PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau yang lebih dikenal dengan PNM. Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro di bawah naungan Danantara, PNM berfokus pada penyaluran modal sekaligus pendampingan terintegrasi bagi masyarakat prasejahtera, khususnya perempuan. Berikut adalah daftar pertanyaan yang sering diajukan mengenai pencapaian, penyaluran dana, serta mekanisme pemberdayaan pengusaha ultra mikro oleh PNM hingga semester I 2026.

Apa itu program pembiayaan dan pemberdayaan PNM Mekaar?

Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera atau Mekaar merupakan program utama dari PNM yang menyediakan akses permodalan tanpa agunan bagi para pengusaha ultra mikro. Sejak berdiri pada tahun 1999, PNM telah mengembangkan model pemberdayaan yang mengintegrasikan tiga elemen penting, yaitu modal finansial, modal intelektual, dan modal sosial. Melalui program ini, nasabah tidak hanya menerima dana segar untuk usaha, tetapi juga dibekali dengan pelatihan, pendampingan usaha, penguatan karakter kewirausahaan, serta literasi keuangan dan literasi digital. Mayoritas nasabah yang menerima manfaat dari program ini bergerak di berbagai sektor ekonomi akar rumput, seperti sektor perdagangan, pertanian, industri rumahan, serta jasa.

Berapa besar penyaluran dana dan jangkauan operasional PNM hingga pertengahan tahun 2026?

Baca Juga

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Laba Usaha InJourney Naik 10%, Ini Pesan BP BUMN

Hingga bulan Juni 2026, PNM berhasil mempertahankan pertumbuhan bisnis yang solid dengan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp 32,3 triliun. Dana produktif tersebut disalurkan kepada 12,4 juta nasabah aktif Mekaar di seluruh Indonesia. Untuk memastikan penyaluran dan pendampingan berjalan lancar, operasional PNM didukung oleh infrastruktur yang sangat luas. Kinerja pada semester I 2026 ini ditopang oleh kehadiran 4.035 unit layanan. Selain itu, terdapat 62.028 tenaga pendamping yang mayoritas adalah perempuan, serta 881.118 kelompok nasabah yang tersebar di berbagai wilayah nusantara.

Apa saja bentuk dukungan non-finansial yang diberikan kepada pelaku usaha ultra mikro?

Selain memberikan akses permodalan, PNM sangat aktif menyelenggarakan kegiatan edukasi untuk meningkatkan kapasitas usaha nasabah. Sepanjang semester I 2026, PNM telah menyelenggarakan 26.776 program pemberdayaan yang diikuti oleh 723.883 peserta. Pendampingan ini dirancang agar setiap nasabah mampu mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Di ranah digital, PNM juga mengembangkan platform pembelajaran khusus yang menunjukkan tingkat pemanfaatan yang tinggi. Platform digital tersebut mencatat 5 juta kali akses dan telah diikuti oleh total 36 juta peserta.

Bagaimana dampak program ini terhadap perkembangan usaha dan pendapatan nasabah?

Baca Juga

DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

DBS Andalkan Jaringan 19 Negara Genjot Bisnis Otomotif Indonesia

Sejak program peningkatan kelas ini berjalan pada tahun 2022 hingga Juni 2026, tercatat sebanyak 2.961.104 nasabah Mekaar berhasil naik kelas. Kelompok nasabah ini tercatat mampu mengembangkan skala bisnisnya dan memperoleh tambahan pendapatan dari aktivitas usaha mereka. Dari jumlah nasabah yang berhasil naik kelas tersebut, sebanyak 4.901 nasabah kini telah bertransaksi secara aktif sebagai agen BRILink Mekaar. Hal ini menjadi indikator penting adanya peningkatan kemampuan finansial dan adaptasi teknologi di kalangan pelaku usaha ultra mikro. Namun, perlu dipahami bahwa setiap usaha memiliki dinamika tersendiri. Program ini tidak memberikan jaminan kepastian pendapatan atau keuntungan yang bebas risiko, melainkan memberikan akses modal dan ilmu yang keberhasilannya bergantung pada ketekunan masing-masing pelaku usaha.

Siapa pimpinan PNM saat ini dan apa fokus manajemen ke depannya?

Saat ini, jabatan Direktur Utama PNM dipegang oleh Kindaris. Dalam menanggapi pencapaian perusahaan, Kindaris menegaskan bahwa ukuran keberhasilan PNM tidak hanya dilihat dari besarnya nilai pembiayaan yang disalurkan kepada masyarakat. Manajemen menilai bahwa keberhasilan sejati terletak pada kemampuan nasabah untuk berkembang secara mandiri setelah menerima pendampingan. Memasuki semester II 2026, perusahaan berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanan serta memperkuat kualitas program pemberdayaan guna mendukung ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DanantaraPemberdayaan EkonomiPNMMekaarUltra Mikro

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap