tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan Publik
Beranda/Agribisnis

Penerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen Padi

Sri NugrohoDiterbitkan 1 Agu 2026 - 16.37 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penerapan Sistem PM-AAS untuk Efisiensi Tanam dan Peningkatan Hasil Panen Padi
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Sektor agribisnis dan usaha tani terus beradaptasi dengan berbagai pembaruan metode untuk mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia. Salah satu langkah nyata yang kini mulai diterapkan secara langsung oleh para pelaku usaha tani adalah sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System atau yang lebih dikenal luas dengan sebutan PM-AAS. Penerapan metode pertanian ini telah mulai dijalankan oleh para petani di area persawahan Susukan, yang berlokasi di wilayah Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Inovasi budidaya ini menjadi perhatian utama karena secara spesifik ditargetkan mampu memberikan dampak langsung terhadap peningkatan hasil panen padi bagi para petani yang mengimplementasikannya di wilayah tersebut.

Dalam praktiknya di area persawahan Susukan, para petani menebar benih padi menggunakan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) sebagai bentuk pembaruan teknis di lapangan. Kementerian Pertanian

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisInvestasiEkonomi DigitalEkonomi Digital & PendapatanEkonomi & KeuanganBisnis DigitalKeuangan DigitalInvestasi & SahamDigital Economy & EarningFinansialInvestasi DigitalKeuanganLogistik & InfrastrukturDigital EconomyKeuangan PublikRegulasi PropertiEkonomi HijauKomunikasi BisnisHukum & BisnisKebijakan PublikEkonomiEkonomi Digital & Bisnis
Ekonomi
Ekonomi Digital & Bisnis
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global
Populer
secara khusus memperkenalkan metode ini kepada para petani setempat guna meningkatkan produktivitas padi secara keseluruhan di area pertanian tersebut. Pendekatan utama dari sistem yang diperkenalkan oleh Kementerian Pertanian ini adalah penggunaan metode tanam benih langsung. Lebih spesifik lagi, metode tanam benih langsung tersebut diaplikasikan dengan menggunakan pola barisan yang rapat serta teratur di area persawahan, sehingga penataan tanaman di lahan persawahan Kabupaten Cirebon menjadi lebih terstruktur dan tertata.
Baca Juga

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru Mulai 1 Agustus 2026, Pertamax Turun Menjadi Rp 15.950 per Liter

Dari sudut pandang pengelolaan usaha tani, pengenalan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) membawa nilai tambah tersendiri bagi kegiatan operasional petani. Inovasi budidaya tersebut pada dasarnya dirancang secara khusus untuk mendukung efisiensi tanam di lahan persawahan secara signifikan. Tingkat efisiensi tanam ini merupakan komponen esensial bagi para petani dalam mengelola area persawahan mereka di wilayah Susukan, Kabupaten Cirebon. Dengan adanya penerapan pola barisan rapat dan teratur melalui metode tanam benih langsung, keseluruhan proses penanaman diharapkan dapat berjalan lebih efisien, yang pada gilirannya akan mendukung peningkatan produktivitas lahan secara maksimal bagi pelaku usaha tani.

Selain berfokus pada aspek efisiensi tanam, sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang diperkenalkan oleh Kementerian Pertanian juga memiliki target capaian produksi yang sangat terukur. Inovasi budidaya yang mulai diterapkan oleh petani di kawasan persawahan Susukan ini dirancang untuk mendorong hasil panen padi hingga mencapai angka 10 ton per hektare. Pencapaian target produksi hingga 10 ton per hektare ini tentu akan memberikan pengaruh positif terhadap total hasil akhir yang dapat diperoleh para petani. Optimalisasi hasil panen padi pada tingkat tersebut menjadi indikator penting dalam mengukur efektivitas serta keberhasilan penerapan metode tanam benih langsung yang sedang dijalankan.

Baca Juga

Regulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli Lokasi

Regulasi Kemitraan Dapur Makan Bergizi Gratis dan Langkah Menghindari Praktik Jual Beli Lokasi

Penerapan sistem Pertanian Modern-Advanced Agricultural System (PM-AAS) di wilayah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pada akhirnya tidak hanya berpusat pada efisiensi dan peningkatan hasil panen dalam skala lokal semata. Teknologi tanam modern itu secara resmi menjadi bagian integral dari upaya berkelanjutan yang didorong oleh Kementerian Pertanian. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya utama untuk meningkatkan produktivitas nasional di sektor pertanian secara menyeluruh. Lebih jauh lagi, pemanfaatan inovasi budidaya dengan target capaian panen hingga 10 ton per hektare ini ditujukan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, guna memastikan ketersediaan pasokan pangan seiring dengan peningkatan produktivitas yang dihasilkan oleh para petani.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Kementerian PertanianKetahanan PanganPM-AASCirebonpertanian modern

Berita Terbaru Lainnya

Langkah Menganalisis Kinerja Keuangan Telkom untuk Keputusan Investasi DigitalStrategi Diversifikasi Aset Digital, Memahami Tren Stablecoin dan Saham Global Berbasis TokenisasiPeluang Kerja dan Ekosistem Vokasi Melalui Program Interview Connect 2026Cara Menghadapi Gejolak Ekonomi Global Berdasarkan Peringatan Geopolitik Presiden PrabowoAnalisis Kinerja Keuangan PT Sentul City Tbk (BKSL) pada Semester I 2026Strategi Aksesibilitas Properti Komersial dan Rencana Pembongkaran Pagar Tinggi Mal di JakartaCara Mengidentifikasi Modus Komisi Fiktif pada Pengadaan Asuransi BUMNManajemen Risiko Properti Komersial, Pelajaran Kelangsungan Bisnis dari Insiden Kebakaran Hotel Pullman

Paling Banyak Dibaca

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

Ekonomi Digital

Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFG

31 Jul 2026

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

Olahraga

Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026

1 Agu 2026

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

Ekonomi & Bisnis

Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama Produsen

1 Agu 2026

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

Ekonomi & Keuangan

Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026

1 Agu 2026

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

Literasi Digital

Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era Digital

1 Agu 2026

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

Manajemen & Kepemimpinan

Cara Membangun Kepercayaan Masyarakat di Wilayah Konflik, Pelajaran dari Iptu Motalip Litiloly

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Transformasi dan Konsolidasi Asuransi BUMN di Bawah Naungan IFGEkonomi Digital 路 31 Jul 2026
  2. 2Data Statistik dan Posisi Klasemen Sementara Grup A Piala AFF 2026Olahraga 路 1 Agu 2026
  3. 3Strategi Bisnis Industri Keramik, Aspek Keselamatan Jadi Fokus Utama ProdusenEkonomi & Bisnis 路 1 Agu 2026
  4. 4Realisasi Pendapatan Asli Daerah Sumatera Utara Tembus 50 Persen pada Juli 2026Ekonomi & Keuangan 路 1 Agu 2026
  5. 5Panduan Digital Parenting, Cara Melindungi Anak dari Bahaya Internet di Era DigitalLiterasi Digital 路 1 Agu 2026
Ekonomi Lokal
Regulasi & Tata Kelola
Hukum & Regulasi
Ekonomi & Pembangunan
Ekonomi & Regulasi
Keamanan Data
Berita Lokal
Ekonomi Makro
Otomotif
Investasi & Keuangan
Nasional
Kebijakan Ekonomi
Infrastruktur
Layanan Publik
Transportasi & Bisnis
Ekonomi & Kebijakan Publik
Kesehatan Konsumen
Ekonomi Global

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap