Sebanyak 33.785 peserta program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) secara resmi telah dinyatakan lolos sebagai calon manajer koperasi desa merah putih dan kampung nelayan merah putih. Kelulusan puluhan ribu peserta ini ditetapkan pada Jumat, 31 Juli 2026. Sebelum dinyatakan lolos, seluruh peserta telah menyelesaikan rangkaian pelatihan bela negara dan manajerial secara intensif selama 45 hari di berbagai satuan pendidikan Tentara Nasional Indonesia (TNI). Upacara Penutupan Pendidikan SPPI tersebut berlangsung dengan khidmat di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dengan berakhirnya masa pendidikan ini, para lulusan kini dihadapkan pada fase krusial, yaitu persiapan penempatan kerja di lapangan. Mengingat besarnya skala program ini, para calon manajer dituntut untuk memahami dinamika di lapangan, terutama terkait ketersediaan unit koperasi yang akan menjadi tempat mereka bertugas.








