Aliansi Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) kembali meningkatkan kewaspadaan menyusul terdeteksinya sebuah pesawat nirawak (drone) yang bergerak mendekati wilayah Rumania. Menanggapi ancaman di dekat perbatasan Ukraina tersebut, dua jet tempur F-18 milik Angkatan Udara dan Antariksa Spanyol dikerahkan dari Pangkalan Udara 57 Mihail Kog膬lniceanu pada Selasa.
Kementerian Pertahanan Rumania mengonfirmasi objek udara tersebut terpantau sekitar 3,2 kilometer (2 mil) sebelah timur Vylkove di kawasan perbatasan Ukraina-Rumania. Hingga saat ini, pihak kementerian belum merinci apakah drone tersebut sempat menembus ruang udara kedaulatan Rumania.
Menyusul deteksi tersebut, Inspektorat Jenderal Situasi Darurat Rumania mengeluarkan peringatan dini kepada warga di utara County Tulcea. Penduduk diminta bersiap mengantisipasi kemungkinan jatuhnya benda atau serpihan dari udara serta segera mencari perlindungan di ruang bawah tanah atau tetap di dalam ruangan menjauhi jendela.
Ortu Ungkap ABG di Jakbar Berkali-kali Dicabuli Kenalan di Medsos

Eskalasi di perbatasan terus berulang dalam beberapa hari terakhir. Pada Senin malam, dua objek udara terdeteksi sekitar 25,7 kilometer (16 mil) dari Pulau Ular (Snake Island) di Laut Hitam dekat kawasan Delta Danube. Kementerian Pertahanan Rumania melaporkan adanya ledakan di wilayah Ukraina, meski tidak mencatat pelanggaran ruang udara pada malam itu.
Di lokasi lain, dinas perbatasan Ukraina mencatat pasukan Rusia menggunakan drone Shahed untuk menggempur pos perbatasan Vynohradivka yang berdekatan dengan Moldova. Sebuah drone tak dikenal kemudian dilaporkan memasuki wilayah Moldova dan melaju ke arah Rumania. Respons militer dilakukan dengan menerbangkan dua jet F-16 asal Pangkalan Udara Borcea dan satu helikopter IAR-330 SOCAT untuk mengamankan wilayah.
Komisi III Minta Kasus Peredaran Dolar Singapura Palsu Diusut Tuntas

Sejak perang di Ukraina pecah pada Februari 2022, Kementerian Pertahanan Rumania mencatat total 43 pelanggaran wilayah udara oleh drone, dengan 26 pelanggaran terjadi sepanjang tahun berjalan. Selain empat drone yang berhasil ditembak jatuh, tercatat ada 125 insiden serangan di dekat perbatasan Rumania. Sebagian besar penyusupan dikaitkan dengan aksi militer Rusia, di samping potensi drone Ukraina yang melenceng akibat gangguan sinyal elektronik (jamming) pihak Moskow.






