tartilybanjary.id
BerandaEkonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIALPopuler
Beranda/Ekonomi & Infrastruktur

Spesifikasi dan Dampak Terowongan Kereta Cepat Bawah Air Tercepat di Dunia

Retno PurwantoDiterbitkan 2 Agu 2026 - 18.10 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Spesifikasi dan Dampak Terowongan Kereta Cepat Bawah Air Tercepat di Dunia
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Perkembangan sektor infrastruktur dan transportasi berkecepatan tinggi terus menunjukkan pencapaian yang signifikan melalui pemanfaatan teknologi rekayasa modern. Salah satu pencapaian paling menonjol saat ini adalah keberhasilan operasional mesin bor terowongan terbesar di China yang berhasil menembus jalur di bawah Sungai Yangtze. Fasilitas infrastruktur yang dibangun secara khusus untuk melayani jalur kereta cepat ini dikenal dengan nama Terowongan Chongtai. Keberhasilan menembus rute bawah air di Sungai Yangtze ini menjadi sebuah tonggak penting dalam industri konstruksi. Pencapaian tersebut diharapkan dapat memperkuat rantai pasok manufaktur berteknologi tinggi serta meningkatkan kapasitas riset canggih yang dimiliki oleh China dalam merancang sistem transportasi masa depan.

Penyelesaian rute bawah air ini sangat bergantung pada kemampuan alat berat yang digunakan selama proses konstruksi berlangsung. Mesin bor terowongan yang mengemban tugas utama dalam proyek ini diberi nama Linghang. Linghang secara resmi diakui sebagai mesin bor terowongan terbesar di China yang dirancang dan dibangun khusus untuk memfasilitasi pembuatan jalur kereta cepat. Dalam pelaksanaan tugasnya, mesin bor Linghang telah berhasil menyelesaikan pengerjaan pengeboran bawah air sepanjang 11,3 kilometer. Pencapaian jarak sejauh 11,3 kilometer tersebut mencatatkan rekor tersendiri karena merupakan jarak terpanjang yang pernah ditempuh oleh mesin berdiameter 15 meter dalam satu kali operasi pengeboran tunggal.

Dari perspektif tata letak geografis dan konektivitas wilayah, Terowongan Chongtai yang membentang di bawah Sungai Yangtze memiliki peran yang sangat strategis. Jalur transportasi bawah air ini dirancang secara spesifik untuk menghubungkan layanan kereta cepat dari kawasan Pulau Chongming yang berlokasi di wilayah Shanghai, secara langsung menuju Kota Taicang yang terletak di Provinsi Jiangsu. Pembangunan rute kereta cepat ini akan memberikan akses transportasi modern menuju Pulau Chongming, yang sejauh ini tercatat sebagai pulau terbesar ketiga di China. Terhubungnya pulau terbesar ketiga di China dengan Kota Taicang di Provinsi Jiangsu melalui infrastruktur kereta cepat menunjukkan besarnya skala proyek konektivitas ini.

Baca Juga

Bamsoet Tegaskan Kepastian Hukum Wajib Jadi Fondasi Utama Pelaksanaan PSN

Bamsoet Tegaskan Kepastian Hukum Wajib Jadi Fondasi Utama Pelaksanaan PSN

Merancang dan membangun struktur terowongan di bawah badan air berskala besar membawa tantangan teknis yang membutuhkan perhitungan rekayasa dengan akurasi tinggi. Terowongan Chongtai diposisikan pada kedalaman mencapai 89 meter tepat di bawah permukaan Sungai Yangtze. Berada pada tingkat kedalaman yang ekstrem tersebut, infrastruktur ini dirancang secara khusus agar mampu menahan tekanan air yang sangat besar dari aliran sungai yang berada di atasnya. Selain wajib menahan tekanan air yang masif, desain konstruksi terowongan ini juga telah disesuaikan agar mampu menghadapi dan menahan risiko penurunan tanah. Penyesuaian standar rancangan ini diterapkan secara ketat untuk memastikan kelayakan serta keamanan lintasan.

Spesifikasi operasional dari jalur bawah air ini dirancang untuk dapat mengakomodasi kereta yang melaju dengan kecepatan tinggi mencapai 350 kilometer per jam. Wakil Manajer Proyek China Railway Tunnel Group, Wang Yi, menjelaskan bahwa tingkat presisi pengerjaan mesin bor harus diperketat hingga mencapai skala milimeter guna memenuhi target kecepatan desain 350 km/jam tersebut. Dengan penerapan standar operasional dan tingkat presisi milimeter ini, fasilitas tersebut saat beroperasi nanti akan resmi menjadi terowongan bawah air untuk kereta cepat tercepat di dunia. Perjalanan para penumpang yang melintasi Sungai Yangtze melalui Terowongan Chongtai ini diperkirakan hanya akan memakan waktu selama dua menit.

Baca Juga

AHY, Sumber Daya Alam Harus Kita Olah, tapi Jangan Korbankan Lingkungan

AHY, Sumber Daya Alam Harus Kita Olah, tapi Jangan Korbankan Lingkungan

Pencapaian penyelesaian konstruksi Terowongan Chongtai memberikan wawasan yang berharga bagi sektor ekonomi digital dan industri manufaktur secara keseluruhan. Kemampuan merealisasikan infrastruktur yang mampu mengakomodasi kereta dengan kecepatan 350 km/jam di kedalaman 89 meter di bawah permukaan Sungai Yangtze membuktikan kapasitas riset canggih yang diterapkan. Proyek ini tidak hanya sekadar menghadirkan rute transportasi fisik berkecepatan tinggi, melainkan juga bertindak sebagai fondasi yang diharapkan dapat memperkuat rantai pasok manufaktur berteknologi tinggi China. Keberhasilan operasional mesin bor Linghang berdiameter 15 meter dalam menempuh jarak pengeboran 11,3 kilometer memperlihatkan bagaimana inovasi dan presisi tingkat tinggi saling mendukung dalam merealisasikan infrastruktur berskala masif.

Ikuti tartilybanjary.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InfrastrukturKereta CepatTerowongan ChongtaiSungai YangtzeManufaktur Teknologi Tinggi

Berita Terbaru Lainnya

IHSG Pagi Ini Menguat, Dibuka Naik 0,27% ke Level 6.454Dugaan ABG di Jakbar Dicabuli Pemuda Usia 23 Tahun, Polisi Periksa Sejumlah SaksiBisik-bisik Ambang Batas Parlemen 5% dari Pertemuan Ketum KoalisiSerda Ahmad Tewas Dianiaya, Anggota DPR, Kekerasan di TNI Harus DihilangkanAsing Borong Saham Tambang Lagi di Tengah Pelemahan IHSGKru KM Virgo Telepon Ibu Sebelum Kapal Terbalik di Laut JawaNestapa Sopir Travel Dibunuh OPM Usai Dipaksa Dukung Papua MerdekaPecah Rekor Sitaan Duit saat KPK OTT Perkara Tanah Capai Rp 106,3 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

Ekonomi Kreator

Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah Mengikutinya

24 Agu 2026

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

Keuangan

Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJK

25 Agu 2026

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

Digital Economy & Earning

Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras Rekening

12 Agu 2026

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

Waspada Penipuan

Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 Miliar

12 Sep 2026

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

Ekonomi & Bisnis

Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9

1 Sep 2026

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

PINJAMAN ONLINE

Ketentuan Batasan Bunga dan Biaya Pinjaman Online OJK untuk Perlindungan Konsumen

24 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Kebijakan Baru TikTok Creator Rewards Program di Indonesia, Syarat dan Langkah MengikutinyaEkonomi Kreator 路 24 Agu 2026
  2. 2Panduan Cek Legalitas Fintech Lending Resmi Melalui Kontak WhatsApp OJKKeuangan 路 25 Agu 2026
  3. 3Waspada Penipuan Modus Like dan Subscribe YouTube yang Menguras RekeningDigital Economy & Earning 路 12 Agu 2026
  4. 4Bareskrim Gagalkan Peredaran 531 Cartridge Etomidate Senilai Rp 1,5 MiliarWaspada Penipuan 路 12 Sep 2026
  5. 5Xpeng Bukukan 937 SPK di GIIAS Tangerang, Menkeu Purbaya Ikut Pakai X9Ekonomi & Bisnis 路 1 Sep 2026

tartilybanjary.id

Copyright 2026 tartilybanjary.id - All Rights Reserved.

Kategori

Ekonomi & BisnisEkonomi DigitalEkonomiNasionalHukumBeritaAfiliasiEkonomi KreatorAplikasiWaspada PenipuanBPJS KESEHATANBANTUAN SOSIAL

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap