Dalam lanskap ekonomi global, ketahanan energi menjadi salah satu fondasi utama bagi pertumbuhan industri dan stabilitas pasar. Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, Pemerintah India mengambil langkah besar dengan menggelontorkan dana sebesar US$ 8,8 miliar. Angka ini setara dengan sekitar Rp 158,65 triliun, berdasarkan asumsi nilai tukar mata uang sebesar Rp 18.029 per dolar AS. Dana dalam jumlah besar tersebut dialokasikan secara khusus untuk mendanai kegiatan eksplorasi minyak dan gas di wilayah lepas pantai. Rencana eksplorasi yang sangat ambisius ini diumumkan secara resmi pada hari Jumat (31/7) atas persetujuan dari Perdana Menteri India, Narendra Modi. Sebelumnya, Narendra Modi juga sempat menyebutkan misi eksplorasi lepas pantai ini dalam pidatonya pada peringatan Hari Kemerdekaan India pada bulan Agustus tahun lalu.








