Jajaran manajemen PT Pertamina Patra Niaga mendampingi Komisaris Utama PT Pertamina (Persero), Mochammad Iriawan, melakukan peninjauan langsung ke Fuel Terminal (FT) Reo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (26/8). Kunjungan kerja ini difokuskan untuk memastikan keberlangsungan rantai pasok energi serta meninjau pemulihan sarana distribusi bahan bakar minyak pascaguncangan gempa bumi bermagnitudo 7,7 SR yang melanda kawasan tersebut pada 15 Agustus lalu.
Bencana gempa bumi yang terjadi menimbulkan sejumlah kerusakan fisik pada fasilitas FT Reo. Beberapa sarana penunjang, seperti ruang kantor operasional dan musala, sempat tidak dapat difungsikan. Selain itu, pagar pembatas terminal dilaporkan roboh dan ditemukan sejumlah retakan pada infrastruktur penyaluran BBM. Mengatasi kendala teknis tersebut, tim di lapangan langsung melakukan langkah-langkah perbaikan infrastruktur secara cepat guna mencegah gangguan distribusi energi ke masyarakat.
Direktur Armada dan Logistik Pertamina Patra Niaga, Arif Yuniarto, menyampaikan bahwa langkah penanganan tanggap darurat yang berjalan di FT Reo membuahkan hasil positif. Secara berangsur-angsur, operasional terminal pengisian dan penyaluran BBM kini telah kembali berjalan normal untuk melayani kebutuhan wilayah Manggarai dan sekitarnya.
RSCM, Siswi Keracunan MBG di Karo Tak Alami Gangguan Fungsi Otak

Selain meninjau keandalan teknis terminal, Mochammad Iriawan turut memberikan perhatian terhadap para pekerja lini depan yang terdampak langsung oleh bencana. Bantuan berupa kebutuhan pangan, matras tidur, serta pasokan obat-obatan disalurkan kepada 10 Tenaga Alih Daya (TAD) FT Reo yang kehilangan tempat tinggal akibat rumah mereka hancur diguncang gempa dan kini menempati posko-posko mandiri.
Rombongan juga mengunjungi Posko Pengungsian Pertamina Patra Niaga yang berada di wilayah Barang Kolong, Kecamatan Reok. Di lokasi ini, bantuan logistik berupa bahan makanan pokok, perlengkapan harian, dan obat-obatan diserahkan secara simbolis kepada Camat Reok, Ritaudin, guna disalurkan kepada warga masyarakat terdampak.
Prabowo Perintahkan Siapkan 2 Juta Hektare Lahan Tebu untuk Program BBM E20

Camat Reok, Ritaudin, mencatat bahwa pendampingan dan dukungan logistik dari Pertamina telah berjalan konsisten sejak awal peristiwa gempa pada 15 Agustus. Kehadiran jajaran pimpinan Pertamina, mulai dari kunjungan Direktur Utama hingga Komisaris Utama ke Kecamatan Reok, dinilai memberikan dorongan moril penting sekaligus mempercepat proses pemulihan sosial dan ketersediaan energi bagi masyarakat setempat.






